I just lost one of my best friend
And I miss him already
Often not to contact him just because I assume he always be there
I know him since he is still a several-days-old baby
Being a witness of him transforming from a good boy to become a gentleman is my pleasure
Somehow, he show me what a good quality of friendship is all about
And the accident happened.
Right after my plan touch down on our home town yesterday
I cannot stop crying seeing him lying there, and I can even cannot say something to encourage his wife.
Until we meet again, dek.
Kalau adek tak nampak Kak Ta di syurga, cari ya dek.
-
Travel the world
If we ask HIM, God will answer...just be patient
-
Having fun while do the travelling
It doesnt matter how many places I've visit or how many pictures I've taken, as long as my boys here with me
-
Explore my country
Bring along your roler blade, and have fun
-
Precious moment
This boy show me how importand I am
Sunday, April 07, 2019
Until We Meet Again
By asrita at 3:13 PM
No comments
I just lost one of my best friend
And I miss him already
Often not contact him just because I know he is always be there
I know him since he's still a several-day-old baby
Witness how he transform from a good boy to become a gentleman was a pleasure for me
Witness how he transform from a good boy to become a gentleman was a pleasure
Somehow, he show me what a good quality of friendship is all about
And the accident happened
Right after my plan touch down on our home town
I cannot stop crying seeing him lying there, and I can't even say something to encourage his wife
Until we meet again, dek
Kalau adek tak nampak Kak Ta di syurga, cari ya dek
Wednesday, May 17, 2017
Tauhid
By asrita at 11:31 PM
No comments
Ketika pertama Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam mendapat wahyu dan menyebarkan agama islam di Mekah, beliau mengajarkan tauhid.
Belum ada perintah sholat
Tidak ada zakat
Hanya tauhid.
Apa itu Tauhid?
Secara bahasa, tauhid artinya mengesakan
Secara istilah tauhid adalah mengesakan Allah dalam beribadat.
Beribadah hanya kepada Allah.
Rukun kalimat tauhid (Laa illaha illallah)ada 2
1. Nafi (Pengingkaran) yaitu mengingkari tuhan selain Allah
2. Isbat (penetapan) yaitu menetapan Allah sebagai satu-satunya yang disembah.
#belajarislam
#silisilahbelajarislamabdulahroy
#dutamaslife
Monday, May 15, 2017
Ikrimah bin Abi Jahal
By asrita at 11:29 PM
No comments
Ketika perang Yarmuk
selesai dengan kemenangan di tangan Muslimin yang melawan Romawi, di suatu
tempat di medan perang, Ikrimah tergelatak lemah dengan 70 tikaman di dadanya.
Pemuda gagah itu terbaring tak jauh dari pamannya Al-Harits bin Hisyam dan
sahabatnya Ayyasy bin Abi Rabi’ah yang juga luka parah.
Al-Harits memanggil
meminta minum, namun ketika seseorang mendekatkan kendi air ke mulutnya, di
lihatnya Ikrimah, “Berikan air ini pada Ikrimah”. Ketika kendi itu didekatkan
pada Ikrimah yang sangat kehausan, Ikrimah melihat Ayyasy dan berkata “Berikan
air pada Ayyasy”. Ketika air hampir di berikan pada Ayyasy, beliau telah
syahid, pemberi air dengan cepat kembali pada Ikrimah dan Al-Harits, namun
keduanya juga telah syahid di jalan Allah.
Siapa dia pemuda itu,
Ikrimah? Yang dengan gagah berbaiat untuk berperang di jalan Allah, syahid
sebagai syuhada?
Setiap muslimin tau siapa Abu
Jahal, Amr bin Hisyam. Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjuluki nya “firaun umat ini”.
Abu Jahal telah
melihat kebenaran Islam, tetapi mata hatinya sengaja ia tutup dengan
kesombongan. Tidak tenang jika tidak di usiknya umat Islam, menyiksa,
mengolok-olok bahkan berniat membunuh nabi Allah, Muhammad Shallallahu
‘alaihi wa sallam
Dan Ikrimah adalah anak
nya, ya Ikrimah bin Abi Jahal.
Sejak kecil Ikrimah telah
di didik untuk membenci Islam, Ikrimah melihat bagaimana ayahnya bersikap pada
kaum Muslimin. Bahkan ayahnya mengatur perang Badar dan Ikrimah ikut berperang
bersamanya, melawan umat Islam.
Ikrimah menjadi saksi
terbunuhnya Abu Jahal di perang Badar.
Dan dengan semangat Ikrimah ikut serta
di perang Uhud, membunuh para pemanah nabi yang mengakibatkan kekalahan di
pihak Muslimin. Ikrimah juga menjadi
salah satu pemimpin ketika mengepung Muslimin di Madinah pada perang Khandaq.
Kebencian Ikrimah semakin berkobar karena kekalahan kaum kafir di perang
Khandaq.
Tapi akhirnya, pada saat
penaklukkan Mekah, Ikrimah terpaksa melarikan diri karena dia termasuk musuh Islam
yang di cari dan akan di bunuh.
Istrinya yang bernama
Ummu Hakim, masuk Islam dan meminta keamanan untuk suaminya pada Rasulullah Shallallahu
‘alaihi wa sallam. Dan manusia mulia ini
bersabda padanya “Dia aman”.
Ummu Hakim mencari
suaminya, sementara Ikrimah telah berlayar menggunakan kapal. Pelayaran yang
sangat buruk, dalam badai yang menyerang, Ikrimah terhenyak ketika tanpa sadar dia
berdoa, hatinya terketuk.
Takdir Allah, kapal
tersebut harus kembali ke pelabuhan, dan disanalah Ummu Hakim telah
menunggunya, meminta Ikrimah untuk kembali ke Mekah dengan keamanan yang telah
diberikan Rasulullah
Shallallahu
‘alaihi wa sallam.
Ikrimah mendekati Ummu
Hakim, tapi istrinya berkata “Wahai Ikrimah, sesungguhnya aku muslimmah
sedangkan engkau musyrik. Allah mengharamkan ku atas mu”. Hati dan pikiran
Ikrimah berperang selama perjalanan kembali ke Mekkah.
Di Mekah, Rasulullah Shallallahu
‘alaihi wa sallam bersabda “Sesungguhnya Ikrimah bin Abi Jahal akan datang
kepadamu dalam keadaan beriman dan berhijrah, maka janganlah kamu mencela
ayahnya, karena mencela orang yang sudah mati dapat menyakitkan orang yang
masih hidup, walaupun celaan itu tidak sampai kepada orang yang sudah mati.”
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menyambutnya, demikian lah manusia mulia itu, tidak menyimpan dendam di hatinya.
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menyambutnya, demikian lah manusia mulia itu, tidak menyimpan dendam di hatinya.
Dihadapan Rasulullah Shallallahu
‘alaihi wa sallam Ikrimah berkata: “Wahai Rasulullah, aku memohon kepadamu untuk mengampuniku
atas setiap permusuhanku terhadapmu, setiap jejak langkahku, setiap kesempatan
aku bertemu denganmu, dan setiap perkataan yang aku ucapkan dihadapanmu atau tidak
dihadapanmu.”
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berdoa untuk Ikrimah “ Ya
Allah ampunilah setiap permusuhan yang dilakukannya terhadapku, setiap jejak
langkahnya yang ia inginkan untuk memadamkan cahaya-Mu. Ampunilah perkataan
yang diucapkan guna merendahkan martabatku, baik ketika dia berada di hadapanku
maupun tidak dihadapanku.”
Ikrimah berkata: “Wahai Rasulullah,
tidaklah aku mengeluarkan satu hartapun yang telah aku gunakan untuk memusuimu,
kecuali aku juga akan menginfakkan harta yang sama di jalan Allah
Hati ini tersentuh membaca
kisah Ikrimah bin Abi Jahal. Perjuangan nya menebus kesalahan, ucapan dan doa
nya, serta mushab yang selalu dia bawa “Kitab Tuhanku! Kitab Tuhanku!” Tak
henti-hentinya Ikrimah bersyukur pada Allah karena ia tidah terbunuh pada
perang Badar.
Dan diakhir hidupnya, Allah mematikannya
sebagai syuhada..
Semoga kita bisa mengambil
hikmah dari Ikrimah bin Abi Jahal.
Sunday, May 14, 2017
TERIMAKASIH
Sempat bingung ketika seorang mengatakan Jazakallah Khairan sebagai ungkapan terima kasih. Terpikir ‘ehm, gue harus jawab apa ya?’Akhir-akhir ini ucapan ini semakin sering diucapkan, baik di pertemuan langsung maupun melalui media seperti whatsApp dan applikasi komunikasi lainnya. Walaupun sudah tau artinya, tapi kok ya seperti memaksakan kalau ikut-ikutan, toh sama aja artinya “terima kasih”.Dari seorang sahabat, dalam sebuah group WA belajar Islam yang di pandu oleh salah seorang ustadz di masjidil Haram, aku baru sadar, ternyata itu bukan sekedar ucapan terima kasih. Ucapan itu adalah doa dan di ajarkan oleh nabi Muhammad Sallallahu Allaihi Wasalam.’
Dari Usamah bin Zaid r.a bahwasanya Rasulullah SAW bersabda:
من صُنِعَ إليه مَعْرُوفٌ فقال لِفَاعِلِهِ جَزَاكَ الله خَيْرًا فَقَدْ أَبْلَغَ في الثَّنَاءِ“Barangsiapa yang diberikan satu perbuatan kebaikan kepadanya lalu dia membalasnya dengan mengatakan “jazaakallahu khaeron (semoga Allah membalasmu dengan kebaikan), maka sungguh hal itu telah mencukupi dalam menyatakan rasa syukurnya.” (HR.At-Tirmidzi (2035), An-Nasaai dalam Al-kubra (6/53), Al-Maqdisi dalam Al-mukhtarah: 4/1321, Ibnu Hibban: 3413, Al-Bazzar dalam musnadnya:7/54.
Sifatnya Tunggal ( Laki - Laki ) Memakai ' Ka '
Jaza-kallah ( جَزَاكَ اللهُ ) : Semoga Allah Membalas-mu
Sifatnya Tunggal ( Perempuan ) Memakai ' Ki
'Jaza-killah ( جَزَاكَ اللهُ ) : Semoga Allah Membalas-mu
Khairan : Kebaikan
Jawaban jika ada yang mengucapkan doa ini adalah
“wa jazakumullahu khairan” yang mana arti nya (Dan semoga Allah juga membalasmu sekalian dengan kebaikan)
Indah kan saling mendoakan dengan menyebut nama Nya?
Dengan sering menggunakan kalimat-kalimat ini, semoga bukan hanya kita telah menjalankan salah satu contoh dari Rasullullah SAW, juga kita menyebarkan kebaikan.
Gak usah kuatir di bilang ke arab-araban, toh AlQuran turun dalam bahasa Arab.
Hilangkan prasangka jika ada teman-teman selain muslimin yang juga mengucapkannya, ini bagian dari konfigurasi komunikasi, seperti kata-kata Alhamdulillah, dan ucapan salam Assalamualaikum yang semua orang sudah fasih mengucapkannya. Tidak ada paksaan dalam beragama kan? Semoga menjadi pintu hidayyah bagi semua.
Khairan : Kebaikan
Jawaban jika ada yang mengucapkan doa ini adalah
“wa jazakumullahu khairan” yang mana arti nya (Dan semoga Allah juga membalasmu sekalian dengan kebaikan)
Indah kan saling mendoakan dengan menyebut nama Nya?
Dengan sering menggunakan kalimat-kalimat ini, semoga bukan hanya kita telah menjalankan salah satu contoh dari Rasullullah SAW, juga kita menyebarkan kebaikan.
Gak usah kuatir di bilang ke arab-araban, toh AlQuran turun dalam bahasa Arab.
Hilangkan prasangka jika ada teman-teman selain muslimin yang juga mengucapkannya, ini bagian dari konfigurasi komunikasi, seperti kata-kata Alhamdulillah, dan ucapan salam Assalamualaikum yang semua orang sudah fasih mengucapkannya. Tidak ada paksaan dalam beragama kan? Semoga menjadi pintu hidayyah bagi semua.
Friday, March 31, 2017
Lintasan Waktu
By asrita at 1:47 AM
No comments
Bulan Desember sampai Juni adalah waktu pendaftaran untuk tahun ajaran baru.
Bulan-bulan ini juga menjadi ajang penentuan, terutama untuk yang punya anak pra-SD. Apakah si anak akan di masukan ke SD, atau masih di TK.
Sayang nya banyak orang tua yang memaksakan agar si anak cepat-cepat masuk SD. Kalau perlu cari sekolah yang AKSEL, alias akselerasi. Biar nanti sekolahnya cepat selesai, 5 tahun sudah selesai sekolah dasar. SMP dan SMA juga AKSEL, umur 15 tahun sudah bisa kuliah.
Seriously?
Sebenarnya, kasian sekali anak-anak yang dipaksakan untuk bisa menulis dan membaca dan berhitung di umur dini. Mulai dari TK tiap hari sudah di drill sehari sekian jam untuk membaca, menulis dan berhitung TANPA menghiraukan kemauan di anak.
Untuk apa cepat selesai sekolah jika anak tidak menikmati prosesnya?
Setiap kita, punya lintasan waktu masing-masing.
Bukankah sering kita dapatkan teman-teman kantor yang jauh lebih muda tetapi mengerjakan pekerjaan yang sama dengan kita?
Bukankan sering kita dapati tetangga yang umurnya jauh diatas kita tapi anak-anaknya seumuran anak-anak kita?
Haruskah memaksakan berlari pada lintasan orang lain?
Kita, dan anak-anak kita punya lintasan kehidupan masing-masing.
Bukankan presiden Obama PENSIUN pada usia 55 tahun,sedangkan Donald Trump menjabat di usia 70 tahun?
Jika usia yang dijadikan pertimbangan untuk memasukkan anak ke sekolah, terutama sekolah dasar, pikirkan lagi.
Monday, September 21, 2015
Secret Ingredients
Seorang teman yang sedang bertamu memuji Kastengels ku.
“Bikin sendiri? Kejunya nendang banget”, pujinya
“Boleh minta resep nya gak?”
Aku memberinya resep hasil coba-coba dan ternyata banyak yang suka.
Kastengels yang enak menurut ku harus berasa keju, renyah, gk nempel tapi gk terlalu keprul juga ditaburin keju chedar yang krenyes saat di gigit.
Begini.. untuk 100gram keju edam parut, dibutuhkan 75gr terigu dan 25gram maizena, sebutir kuning telur, 75gr margarin dan 75gr mentega kualitas premium . Campur semua, pulung, dan cetak, lalu oles kuning telur, tabur chedar dan panggang. Sesuaikan tepung jika terlalu lembek atau keras.
Ketika hendak pulang, si teman ini melihat tumpukan toples
kue kastengels.
Oh..itu jualan ku.
Teman ini berkata “Kamu jualan..tapi kenapa resep nya di bagi ke aku? Seharusnya itu jadi andalanmu, gk usah di bagi-bagi.
Dan aku teringat pada beliau. My beloved teacher, role model and centong nya yang suka melayang :)
Seorang ibu, pemilik catering, juga buka kursus kue dan
masakan, dengan baik hati mau membagikan resep-resep andalannya bahkan pada semua orang yang bertanya, tanpa
perlu ikut kursus.
Ibu ini akhirnya menularkan kebiasaan baiknya pada banyak
orang. Melalui web dan mailing list yang dia dan suaminya dirikan..kami di
perkenalkan dengan teori ‘pasar ikan’.
“di pasar ..penjual ikan ngejual ikan yang sama, dengan
harga yang mirip-mirip, tempatnya juga sebela-sebelahan..tapi rejeki Alloh gak bakal ketuker. Lagi pula..dengan resep yang persis sama, hasilnya belum tentu sama..tergantung pengerjaan dan man behind the gun nya”
There is no secret ingredients ~ mba Fat
Monday, August 24, 2015
Suatu Sore Menjelang Maghrib
By asrita at 11:40 AM
No comments
(base on true story..bukan begitu my dear?)
Hari sudah menjelang maghrib ketika terdengar suara mobil di parkir di depan rumah..
Suara melengking memberi salam terdengar..
Teteh : Assalamualaykuuuuummmm....
Mamih : Waalaiykum salam...
Teteh masuk dan menyalami tangan mamih nya yang terlihat lega. Mamih lega banget kalo sore hari anak-anak sudah pulang dari kegiatan mereka seharian.
Teteh yang sudah kelas 3 SMA (di SMA paling keren se Bandung) sudah diserahi tugas mengantar dan menjemput adiknya. Mamih bisa fokus ngurusin hal penting lainnya.
Tapi ada yang aneh
Mamih : Teteh, adek mana?
Teteh : Tampang nya bengong maksimal...
Kemudian....
Teteh : ASTAQFIRULLOH.......
Teteh lari keluar sambil menyambar tas dan kunci mobil.
Gantian mamih yang bengong nyaris kaku..
Ketika Mamih menceritakan kejadian (incident?) ini pada teman-teman baiknya..semua sudah berakhir happy ending.
Menurut adek...sepulang les dia nungguin sampai tempat les tutup.
Terpaksa deh nunggu di toko sebelah..mana tempatnya rada-rada gelap gimana gitu...hiiiiiii
Lewat maghrib teteh baru nyampe..selaen jaraknya lumayan jauh dari rumah, akhir2 ini Bandung macetnya Juara!
Hari sudah menjelang maghrib ketika terdengar suara mobil di parkir di depan rumah..
Suara melengking memberi salam terdengar..
Teteh : Assalamualaykuuuuummmm....
Mamih : Waalaiykum salam...
Teteh masuk dan menyalami tangan mamih nya yang terlihat lega. Mamih lega banget kalo sore hari anak-anak sudah pulang dari kegiatan mereka seharian.
Teteh yang sudah kelas 3 SMA (di SMA paling keren se Bandung) sudah diserahi tugas mengantar dan menjemput adiknya. Mamih bisa fokus ngurusin hal penting lainnya.
Tapi ada yang aneh
Mamih : Teteh, adek mana?
Teteh : Tampang nya bengong maksimal...
Kemudian....
Teteh : ASTAQFIRULLOH.......
Teteh lari keluar sambil menyambar tas dan kunci mobil.
Gantian mamih yang bengong nyaris kaku..
Ketika Mamih menceritakan kejadian (incident?) ini pada teman-teman baiknya..semua sudah berakhir happy ending.
Menurut adek...sepulang les dia nungguin sampai tempat les tutup.
Terpaksa deh nunggu di toko sebelah..mana tempatnya rada-rada gelap gimana gitu...hiiiiiii
Lewat maghrib teteh baru nyampe..selaen jaraknya lumayan jauh dari rumah, akhir2 ini Bandung macetnya Juara!
Wednesday, June 25, 2014
Bacharuddin Jusuf Habibie, Selamat Ulang Tahun Pak!
By asrita at 1:56 AM
No comments
Suatu hari di masa kecil ku, mama memastikan aku ke sekolah
dengan seragam rapih, rambut terkepang dan sepatu serta kaus kaki bersih.
Seingatku, jarang-jarang mama demikian perhatian dengan penampilan anak sulung
nya.
Hari itu hari istimewa.
Aku dan beberapa teman terpilih untuk bertamu ke vila milik
pak BJ Habibie di puncak Sekupang Batam.
Bangga nya.
Sebagai anak kecil yang tinggal di pulau yang cukup jauh
dari Jakarta, bertemu orang pintar yang namanya selalu di sebut sebagai putra
kebanggaan bangsa, itu sesuatu banget.
Dari sekolah, kami berangkat dengan mobil mini van.
Perjalanan lebih banyak di isi dengan diam.
Aku deg-deg an.
Pak Habibie datang dengan helicopter dan langsung turun
menyalami kami tamu-tamu kecilnya. Setelah itu, tanpa ragu beliau menepuk bahu,
bahkan agak membungkuk agar matanya sejajar dengan mata kami ketika
bercakap-cakap.
Tidak ada jarak.
Yang paling ku ingat dari beliau adalah suaranya. Intonasi
di setiap perkataannya. Gerakan tangannya ketika bercerita.
Dengan semangat menggebu-gebu, beliau menceritakan banyak
hal. Menjawab pertanyaan-pertanyaan, tertawa dan mengajak berkeliling vila
ketika aku bertanya apa yang istimewa dari vila ini.
Ruangan yang paling ku ingat adalah kamar mandi! What can I
say..I was just a little girl back then
Kenangan indah ini, adalah anugrah yang tiada tara untuk ku.
Sosok beliau begitu hidup di ingatan ku sampai hari ini.
Selamat hari jadi pak, semoga bapak selalu membagi kebahagiaan.
Sayang ya waktu itu
tidak ada selfie
Monday, June 16, 2014
PAGAR TINGGI ATAU….
By asrita at 12:14 PM
No comments
Di SMP Gilang, setiap siswa diijinkan membawa HP,BB dan
laptop. Bagi yang membawa android keluaran terbaru, atau laptop layar
sentuh..mangga, silahkan.
Ada aturan kapan gadget itu bisa digunakan di kawasan
sekolah. Ada aturan tentang apa yang tidak boleh dilakukan dengan gadget di
kawasan sekolah. Tapi membawa gadget..bawa aja. Gak ada razia yang
mengaharuskan guru memeriksa tas siswa dan menyandera gadget.
Lalu..apa sekolah tutup mata dengan kejahatan internet? Apa
guru-guru malah menganjurkan anak-anak ber-bb atau FB an? Bukannya yang namanya
pornografi seperti wabah yang mengincar anak-anak ABG ini?
Disinilah pendidikan berperan.
Para guru memilih untuk menjadi pendidik, bukan polisi atau
jagal.
Fungsi teknologi di manfaatkan to-the-max. Laptop untuk browsing
di sekolah, group BB, bahkan foto hasil jepretan anak-anak ABG ini gak kalah
kualitas nya dengan foto seorang photographer.
Dewan guru memutuskan untuk menetapkan aturan-aturan baku tanpa perlu memasung kreatifitas anak-anak didiknya. Mereka memilih untuk memberikan kebebasan berbatas dan memberikan pengetahuan cukup untuk anak didiknya.
Dan di datangkan lah para ahli kesekolah itu untuk
memberikan bekal pengetahuan penting. Ada bapak-ibu polisi yang
mempresentasikan bahaya narkoba. Ada ibu psikiater yang menjelaskan tentang ‘gaul’
nya anak muda. Ada guru BP yang diaktifkan dengan program yang lebih terarah.
Pilihan kegiatan extra
kurikuler membuat para murid tidak hanya terpaku pada nilai akademis. Sebut
saja kegiatan robotic yang membawa para siswa sampai ke benua Amerika! Atau
kegiatan olahraga yang menambah pajangan medali dan piala. UKS dan PMR yang
bukan sekedar basa-basi juga menjadi andalan. Dan coba intip kebun dan taman di
sekolah ini. Indah!
Apa pembekalan itu menjamin tidak ada penyalahgunaan?
Ya enggak lah.
Mungkin ada juga yang menggunakan teknologi untuk hal-hal
lain.
Selalu ada 2 sisi berbeda
di setiap keping mata uang.
Dewan guru tidak memilih membangun pagar tinggi yang
menghalangi teknologi masuk ke kehidupan para siswa. Sebagai gantinya, mereka
meng-educate, membekali, dan memberikan kemampuan untuk menggunakan teknologi.
Selanjutnya, pilihan diserahkan pada tiap individu.
Wednesday, May 28, 2014
By asrita at 9:42 AM
2 comments
Beberapa hari yang lalu, seorang teman melalui BBM
mengatakan “kalo semua orang islam kaya lo,bahaya juga ya”.
Menurut temen ini, gw adalah bahaya untuk islam.
Wow!
Hal ini karena gw mengatakan lebih cenderung milih Jokowi.
Gw jg mengutip hadist bahwa akan ada suatu masa dimana islam
akan seperti buih di laut.
Teman gw menilai kalau pergaulan gw bukan orang-orang sholeh
dan menganjurkan agar lebih banyak-banyak
bergaul dengan orang sholeh.
Anjuran yang menyejukkan, andai saja tidak di dasari oleh
kecenderungan pilihan politik.
..apakah dengan memilih JKW-JK kadar
keimanan gw ‘terganggu’?
Bukankah iman adalah rasa, tak bertempat di nalar.Iman menghuni jiwa.Iman adalah keyakinan yang menggerakan. Yang mendatangkan ketenangan dalam kepercayaan.Cahaya dalam hati yang mampu merasakan Nya, lalu melahirkan amal nyata?
Masih menurut teman gw ini, dengan keberpihakan gw, sama aja gw merusak
aqidah karena memilih partai yang pentolan-pentolannya aktif merusak aqidah islam.
Andai saja teman gw ini mau sedikit mendengarkan..gw ingin menawarkan
perspektif yang mungkin berbeda dengan apa yang dia yakini.
Allah SWT menuliskan bahwa kita diciptakan berbangsa-bangsa dan
bersuku-suku untuk saling kenal.
Ini saatnya untuk kita maju sebagai sebuah kelompok-kelompok manusia.
Kelompok manusia yang maju bersama, bertahan hidup, tanpa ada agresi antar kelompok, dan mengedepankan kerjasama.
Bukankan saat ini batas-batas seakan hilang dengan mudahnya informasi?
Tetapi, keyakinan kita terhadap keesaan-Nya, tidak akan terhapus
dengan apapun yang di tawarkan dunia.
Ini saat nya untuk kita, sebagai salah satu kelompok, lebih percaya
pada diri kita sendiri,berperan di dalam kelompok kita untuk menyempurnakan
akhlak. Lebih yakin akan keyakinan kita dan menjadikan kita sebagai individu
dan kelompok sebagai rahman lil alamin.
Gw memang mesti banyak bergaul dengan orang-orang sholeh.
Thursday, May 22, 2014
Salah Transfer Uang - Bank BCA
(TULISAN INI DIMAKSUDKAN HANYA UNTUK BERBAGI PENGALAMAN, BUKAN MERUPAKAN SOLUSI ATAU REFERENSI
DARI MASUKAN YANG PENULIS DAPATKAN, TERDAPAT PERBEDAAN PENANGANAN DARI MASING-MASING CABANG)
Transfer dana antar rekening maupun antar bank saat ini
sangat mudah dilakukan. Baik melalui teller, ATM, m-banking dan e-banking.
Pihak bank telah menyediakan pengamanan berlapis untuk mencegah salah transfer.
Sayang nya, sebaik apapun system yang di sediakan tidak
menjamin tidak adanya salah transfer. Hal yang umum di lakukan adalah salah
memasukkan nomer rekening dan langsung menekan tombol enter setiap ada
konfirmasi yang ditampilkan di layar tanpa membaca dengan teliti. Akibatnya,
dana terkirim ke rekening yang salah.
Pihak Bank BCA
menyediakan fasilitas ‘Bloking Dana’. Pihak pertama
(pemilik dana yang melakukan kesalahan transfer) menelpon HALO BCA di
nomor 500888 untuk melaporkan telah
terjadi salah transfer dari rekening Pihak Pertama ke Pihak kedua (Penerima
Dana), dan jika dibutuhkan datang ke kantor cabang terdekat.
Dengan adanya pelaporan ini maka:
- Bank BCA akan bertindak sebagai mediator antara pihak Pertama dan Pihak Kedua.
- Setelah melakukan klarifikasi data, Bank BCA akan memblokir dana di rekening Pihak kedua sebesar nominal yang di kirimkan Pihak pertama. Harap di perhatikan bahwa Bank BCA tidak memblokir rekening Pihak Kedua, hanya memblokir sejumlah uang yang dilaporkan oleh Pihak Pertama.
- Jika dilihat dengan fasilitas ‘Mutasi Rekening’ di mBanking, akan terlihat perpindahan dana dari rekening Pihak Pertama ke Pihak kedua tetapi tidak ada penambahan Saldo pada rekening Pihak Kedua.
- Bank BCA akan menghubungi Pihak Kedua. Bank BCA tidak akan pernah memberikan data-data Pihak Kedua (Nomer telpon, alamat,saldo) kepada Pihak Pertama. Bank BCA menjamin, data-data nasabah berdasarkan hukum yang berlaku.
- Untuk menyelesaikan masalah ini, bank BCA akan meminta kesediaan Pihak Kedua untuk datang ke cabang terdekat dan membantu pengembalian dana tersebut ke rekening Pihak Pertama
- Jika Pihak Kedua berhalangan datang ke Cabang BCA terdekat, pihak Bank BCA tidak akan memaksa. Dana tersebut akan terus terblokir.
- Sekali lagi, Bank BCA hanya berperan sebagai mediator atau perantara.
Bagaimana jika Pihak
Kedua tidak bisa datang ke Cabang BCA? Mungkin karena kondisi kesehatan,
kesibukan atau sedang berada di luar negri misalnya?
Jika memungkinkan, Bank BCA akan membantu terlaksananya teleconference antara kedua pihak. Bank BCA akan mengembalikan dana ke rekening pihak pertama setelah kesepakatan tercapai. Semua percekapan akan di rekam sebagai barang bukti elektronik.
ATAU
Pihak Pertama bisa meminta Bank BCA untuk menarik pelaporan
pemblokiran, dan meminta Pihak Kedua untuk melakukan transfer ke nomer rekening Pihak Pertama. Disini
dibutuhkan niat baik dari Pihak Kedua. Tidak ada sanksi hukum jika Pihak Kedua
tidak mengembalikan dana tersebut.
Informasi ini di dapatkan dari CS Bank BCA Cabang Sunda Mall
Bandung (Ibu Lilis)
Thursday, May 15, 2014
Dasterpreneur
“Asrita kerja dimana sekarang?”
Pertanyaan ini sering di tanyakan teman-teman. Bahkan
tetangga juga penasaran, ngapain sih ibu
ini gk pernah keluar-keluar rumah berhari-hari.
Untuk teman-teman lama, pasti sudah tau saya seorang
computer programmer. Terakhir bekerja di sebuah perusahaan multinasional
sebagai Senior System Analyst. Sampai sekarang masih sering ‘debug dan ngoding’.
Hanya saja, pekerjaan dilakukan dari rumah dan hanya beberapa hari dalam
sebulan ‘setoran’ ke pusat.
Selain ngoding, saya juga main saham kecil-kecilan. Tidak
agresif. Jual beli berdasarkan tehnikal analysis.
Sangking sering nya gak keluar rumah dan asik sendiri di
depan computer, teman saya Jaya Setiabudhi, founder nya yukbisnis memberikan
istilah “Dasterpreneur”. Walaupun saya gk punya daster satu pun lho ya. Istilah
ini di berikan kepada kami, para ibu-ibu yang berkarya dari rumah.
Gak harus expert computer kok untuk jadi dasterpreneur. Banyak kerjaan yang menghasilkan uang (yang
cukup menggiurkan jumlahnya) dengan bekerja dari rumah. Asik kan?
Ada beberapa pilihan kerja dari laptop di rumah sendiri.
Selain menjadi programmer, trader, writer, online consoler dan jualan on-line, menjadi affiliate marketer
juga pantas di pertimbangkan.
Apa sih affiliate marketer itu? Affiliate marketer adalah
orang yang menerima komisi karena menuntun orang lain datang ke sebuah halaman web dan orang tersebut bertransaksi bisa dengan mengclick sebuah link, atau membeli sebuah produk/jasa.
Affiliate marketer tidak perlu bertransaksi, tidak perlu
stok barang, tidak perlu berurusan dengan return barang, dan tidak mengurusi
ketersediaan barang. Tugas nya hanya satu: mendatangkan traffic (pengunjung) ke
sebuah halaman web. Jika pengunjung memutuskan membeli, si affiliate marketer
mendapat fee.
Gampang?
Tidak ada pekerjaan yang benar-benar gampang atau benar-benar susah. Semua tergantung dari cara pandang dan usaha kita.
Bagaimana memulainya? Well, Jaya Setiabudhi jeli sekali menangkap peluang ini. Dengan tutor seorang expert di bidang on-line marketing, dia mengadakan short course yang isinya sangat berguna untuk para pemula. Peserta di berikan pengetahuan tentang on-line marketing,dibimbing dan di damping untuk menjadi seorang marketer handal.
Waktu pelaksanaan, materi dan detail-detail lainnya silahkan
lihat disini masih ada waktu kalo mau daftar.
Enak banget kerja di rumah sendiri...
Enak banget kerja di rumah sendiri...
Wednesday, September 25, 2013
MAMA
By asrita at 12:01 AM
No comments
Didunia ini, ada satu wanita yang bener-benar percaya pada ku.
MAMA
Ketika masih di TK, mama membebaskan ku untuk mengeksplorasi sekitaran rumah ku di Kalimantan, hanya di temani anjingku. Pulang jangan sore-sore, begitu pesannya selalu.
Kamu bisa membaca. Begitu kata Mama waktu penerimaan raport pertama di SD. Raport ku kebakaran karena aku sama sekali tidak mau belajar membaca. Kepercayaan mama mengantarkan kami berdua naik panggung pada saat kenaikan kelas. Aku rangking 1.
Kelas 4 SD, mama percaya kalo aku bisa di 'lepas' di dapur menggunakan peralatan masak nya
Mikser yang waktu itu barang mewah, dipinjamkan padaku tanpa pertanyaan..Keinginan ku untuk bisa membuat cake berbekal potongan resep dari majalah Femina di tanggapi nya dengan sungguh-sungguh.
Padahal waktu itu aku sangat tomboy dan clumsy. Cake marmer pertamaku cantik dan wangi.
Umur ku baru 15 tahun ketika mama dengan yakin mengantarkan ku ke Bandung untuk menuntut ilmu. Kos di rumah orang, mengatur keuangan sendiri, belajar mandiri. Mama begitu percaya kalo anak perempuannya gk bakal 'macam-macam'.
Aku selalu bersyukur karena mama percaya padaku..bahkan di saat aku sendiri gk yakin pada diriku
Selamat ulang tahun Ma,
dan
Thank you for everything I AM NOT
MAMA
Ketika masih di TK, mama membebaskan ku untuk mengeksplorasi sekitaran rumah ku di Kalimantan, hanya di temani anjingku. Pulang jangan sore-sore, begitu pesannya selalu.
Kamu bisa membaca. Begitu kata Mama waktu penerimaan raport pertama di SD. Raport ku kebakaran karena aku sama sekali tidak mau belajar membaca. Kepercayaan mama mengantarkan kami berdua naik panggung pada saat kenaikan kelas. Aku rangking 1.
Kelas 4 SD, mama percaya kalo aku bisa di 'lepas' di dapur menggunakan peralatan masak nya
Mikser yang waktu itu barang mewah, dipinjamkan padaku tanpa pertanyaan..Keinginan ku untuk bisa membuat cake berbekal potongan resep dari majalah Femina di tanggapi nya dengan sungguh-sungguh.
Padahal waktu itu aku sangat tomboy dan clumsy. Cake marmer pertamaku cantik dan wangi.
Umur ku baru 15 tahun ketika mama dengan yakin mengantarkan ku ke Bandung untuk menuntut ilmu. Kos di rumah orang, mengatur keuangan sendiri, belajar mandiri. Mama begitu percaya kalo anak perempuannya gk bakal 'macam-macam'.
Aku selalu bersyukur karena mama percaya padaku..bahkan di saat aku sendiri gk yakin pada diriku
Selamat ulang tahun Ma,
dan
Thank you for everything I AM NOT
Sunday, July 14, 2013
BERIKAN YANG TERBAIK
By asrita at 8:20 AM
No comments
Ada sekaleng minyak goreng bekas di dapur kakak ku. Pembantunya sengaja mengumpulkan minyak goreng sisa atas perintah ibu mertua. Minyak goreng itu akan beliau berikan pada tukang bersih-bersih kompleks. Keluarga ini tidak menggunakan minyak bekas, dengan alasan kesehatan.
Kalo gitu, kenapa minyak nya di kasihkan orang lain? Tukang bersih-bersih juga orang kan?
Sukurlah sekarang (setahu ku) sudah tidak ada lagi aktifitas ngumpulin minyak sisa. Mereka memberikan minyak goreng baru untuk Tukang bersih-bersih.
Beberapa hari lalu di mailing list masak memasak yang aku ikuti juga membahas “kue kering untuk sopir-pembantu-satpam”. Dalam rangka menekan harga, bahan yang di gunakan untuk membuat kue di turunkan kualitasnya. Bahkan agar harga jual bisa sangat murah, digunakan bahan-bahan pengganti yang "lo gk bakal mau makan deh". Toh kue kering itu hanya untuk charity, amal, bagi2 in ke orang lain.
Tentu saja hal ini menuai protes dari member yang lain. Apa benar memberi ke orang-orang “bawahan” cukup dengan apa-apa yang kualitasnya di bawah apa yang biasa kita makan atau pakai? Atau kasih saja apa yang kita sudah tidak mau dengan alasan sayang kalau di buang.
Pilihan ada di tangan kita.
Friday, April 19, 2013
SAMSON, Cinta Tak Bersyarat
By asrita at 11:19 PM
No comments
Namanya Samson
Tentu saja itu hanya julukan. Aku tidak pernah tau siapa nama aslinya. Yang ku tau, para orang tua melarang anak-anak bergaul dengan Samson. Wajar saja, Samson terkenal sebagai anak nakal.
Perkenalanku -kalau memang itu bisa di katakan perkenalan – unik dan khas anak-anak. Sebagai anak yang baru pindah dari pedalaman Kalimantan, tinggal di perkampungan nelayan di tepi pantai melahirkan sensasi dan tantangan tersendiri.
Seorang anak laki-laki berkulit hitam legam dan tinggi di atas rata-rata, suatu hari melemparkan cacing gendut ke arah kami. Teman-teman ku otomatis berlari menjauh sambil berteriak-teriak. Di tempat ku berasal, ular segede kaki orang dewasa sudah jamak. Cacing segede itu sama sekali gk nakutin.
Dengan sok pede, aku memegang cacing laut yang menggeliat-geliat dan mengembalikannya pada si pelempar. “Mancing yuk, pake umpan ini”
Mungkin terpesona oleh keramahan ku terhadap si cacing, atau ajakan ku untuk memancing, si anak hitam keriting itu sesumbar kalau dia punya spot memancing paling top di Tanjung. Tempat yang berhantu!
Begitulah semua di mulai.
Kami sering memancing bersama, mencari buah bakau untuk katapel, atau mencari cancing umpan memancing yang hidup di lumpur di tepi pantai.
Lalu, suatu hari aku melihat orang-orang kampung mendatangi rumah Samson. Setahu ku Samson hanya tinggal dengan ibu dan nenek nya yang sudah renta.
Ibunya di kata-katai oleh penduduk kampung sebagai “perempuan tidak benar”
Ibunya berteriak-teriak membela diri, di timpali dengan dampratan orang kampung, tangisan neneknya, dan Samson terjepit di tengah-tengah.
Aku melihat Samson lari keluar rumahnya.
Dia lari dengan kecepatan angin.
Tidak mungkin terkejar oleh ku jika aku tidak tau kemana arah nya.
Aku mampir ke rumah untuk mengambil kail dan persediaan umpan ku. Lalu mencari nya,melalui hutan bakau untuk ke tanjung paling ujung, tempat kami biasa memancing.
Dia ada di sana.
Menangis seperti gila.
Belum pernah ku lihat orang menangis seperti itu sebelumnya. Seperti ada sesuatu yang berharga dirampas paksa darinya.
Aku duduk agak jauh, sambil memancing.
Berjam-jam, akhirnya tangisnya mereda.
Kulihat hasil pancingan ku, cukup banyak. Rupanya tangisan Samson bisa mendatangkan keingin tahuan banyak ikan untuk datang menonton sambil ngerumpiin Samson, yang akhirnya ikan-ikan itu berakhir di mata pancing ku. Lesson learnt, jangan pernah menjadikan kesedihan seseorang sebagai bahan rumpian kalo gk mau berakhir menjadi ikan goreng garing!!
Tadinya, aku kasihan padanya.
Karena dosa ibunya, dia harus menanggung malu.
Tapi yang keluar dari mulutnya setelah itu, membuatku tak bisa tidur malam nya.
Dengan terpatah-patah Samson menceritakan ibunya.
Mereka hanya bertiga. Neneknya yang sudah sangat tua, ibunya dan dia.
Ibunya melakukan apa saja agar mereka bisa makan, agar Samson bisa sekolah dan agar pondok reot tempat mereka tinggal tidak terlalu bocor.
Ibunya sangat sayang padanya dan nenek.
Memberikan jatah nasinya untuk Samson yang selalu kelaparan, memberinya sekeping uang untuk jajan es serut dan membelikannya sepatu Shanghai untuk sekolah. Walaupun itu artinya harus bekerja sebagai waiters di salah satu night club.
Dia sering mendengar ibunya menjadi bahan olok-olok laki-laki dewasa di kedai kopi, gunjingan ibu-ibu di kampung, juga ejekan anak2.
Ternyata Samson bukan menangis karena malu pada orang-orang kampung.
Dia sedih karena tidak bisa membela ibunya.
Hatinya luka karena hinaan orang-orang pada ibu yang di kasihinya.
Dan untuk seorang Samson, dia hancur melihat air mata mengalir dari mata wanita yang dia cintai dengan sepenuh jiwa .. Ibunya.
Di usia ku yang masih sangat belia, aku di paparkan pada cinta tulus seorang anak. Pada kesungguhannya untuk tetap mencintai ibunya, tampa pamrih. Pada janjinya untuk membesar dengan cepat agar ibunya tidak perlu bekerja lagi.
Tidak lama setelah kejadian itu, keluarga ku pindah dari kampung itu. Kudengar keluarganya juga pindah dari sana.
Aku tak pernah lagi mendengar tentang Samson.
Perasaan tulus yang dia bagi padaku hari itu menemaniku..sampai hari ini.
Tentu saja itu hanya julukan. Aku tidak pernah tau siapa nama aslinya. Yang ku tau, para orang tua melarang anak-anak bergaul dengan Samson. Wajar saja, Samson terkenal sebagai anak nakal.
Perkenalanku -kalau memang itu bisa di katakan perkenalan – unik dan khas anak-anak. Sebagai anak yang baru pindah dari pedalaman Kalimantan, tinggal di perkampungan nelayan di tepi pantai melahirkan sensasi dan tantangan tersendiri.
Seorang anak laki-laki berkulit hitam legam dan tinggi di atas rata-rata, suatu hari melemparkan cacing gendut ke arah kami. Teman-teman ku otomatis berlari menjauh sambil berteriak-teriak. Di tempat ku berasal, ular segede kaki orang dewasa sudah jamak. Cacing segede itu sama sekali gk nakutin.
Dengan sok pede, aku memegang cacing laut yang menggeliat-geliat dan mengembalikannya pada si pelempar. “Mancing yuk, pake umpan ini”
Mungkin terpesona oleh keramahan ku terhadap si cacing, atau ajakan ku untuk memancing, si anak hitam keriting itu sesumbar kalau dia punya spot memancing paling top di Tanjung. Tempat yang berhantu!
Begitulah semua di mulai.
Kami sering memancing bersama, mencari buah bakau untuk katapel, atau mencari cancing umpan memancing yang hidup di lumpur di tepi pantai.
Lalu, suatu hari aku melihat orang-orang kampung mendatangi rumah Samson. Setahu ku Samson hanya tinggal dengan ibu dan nenek nya yang sudah renta.
Ibunya di kata-katai oleh penduduk kampung sebagai “perempuan tidak benar”
Ibunya berteriak-teriak membela diri, di timpali dengan dampratan orang kampung, tangisan neneknya, dan Samson terjepit di tengah-tengah.
Aku melihat Samson lari keluar rumahnya.
Dia lari dengan kecepatan angin.
Tidak mungkin terkejar oleh ku jika aku tidak tau kemana arah nya.
Aku mampir ke rumah untuk mengambil kail dan persediaan umpan ku. Lalu mencari nya,melalui hutan bakau untuk ke tanjung paling ujung, tempat kami biasa memancing.
Dia ada di sana.
Menangis seperti gila.
Belum pernah ku lihat orang menangis seperti itu sebelumnya. Seperti ada sesuatu yang berharga dirampas paksa darinya.
Aku duduk agak jauh, sambil memancing.
Berjam-jam, akhirnya tangisnya mereda.
Kulihat hasil pancingan ku, cukup banyak. Rupanya tangisan Samson bisa mendatangkan keingin tahuan banyak ikan untuk datang menonton sambil ngerumpiin Samson, yang akhirnya ikan-ikan itu berakhir di mata pancing ku. Lesson learnt, jangan pernah menjadikan kesedihan seseorang sebagai bahan rumpian kalo gk mau berakhir menjadi ikan goreng garing!!
Tadinya, aku kasihan padanya.
Karena dosa ibunya, dia harus menanggung malu.
Tapi yang keluar dari mulutnya setelah itu, membuatku tak bisa tidur malam nya.
Dengan terpatah-patah Samson menceritakan ibunya.
Mereka hanya bertiga. Neneknya yang sudah sangat tua, ibunya dan dia.
Ibunya melakukan apa saja agar mereka bisa makan, agar Samson bisa sekolah dan agar pondok reot tempat mereka tinggal tidak terlalu bocor.
Ibunya sangat sayang padanya dan nenek.
Memberikan jatah nasinya untuk Samson yang selalu kelaparan, memberinya sekeping uang untuk jajan es serut dan membelikannya sepatu Shanghai untuk sekolah. Walaupun itu artinya harus bekerja sebagai waiters di salah satu night club.
Dia sering mendengar ibunya menjadi bahan olok-olok laki-laki dewasa di kedai kopi, gunjingan ibu-ibu di kampung, juga ejekan anak2.
Ternyata Samson bukan menangis karena malu pada orang-orang kampung.
Dia sedih karena tidak bisa membela ibunya.
Hatinya luka karena hinaan orang-orang pada ibu yang di kasihinya.
Dan untuk seorang Samson, dia hancur melihat air mata mengalir dari mata wanita yang dia cintai dengan sepenuh jiwa .. Ibunya.
Di usia ku yang masih sangat belia, aku di paparkan pada cinta tulus seorang anak. Pada kesungguhannya untuk tetap mencintai ibunya, tampa pamrih. Pada janjinya untuk membesar dengan cepat agar ibunya tidak perlu bekerja lagi.
Tidak lama setelah kejadian itu, keluarga ku pindah dari kampung itu. Kudengar keluarganya juga pindah dari sana.
Aku tak pernah lagi mendengar tentang Samson.
Perasaan tulus yang dia bagi padaku hari itu menemaniku..sampai hari ini.
Monday, April 15, 2013
It Makes You Human
By asrita at 11:18 PM
No comments
Teman ku bercerita tentang ayah dan ibunya. Buat ku, ayah-ibunya adalah contoh sempurna dari orang-orang yang bertanggung jawab atas hidup mereka. Dimataku, si ayah adalah pria sejati yang begitu mencintai keluarga nya dengan cara-cara sederhana. Dan si ibu adalah istri yang memilih untuk menjadi pendamping tanpa embel2 gelar lain. Mereka hidup dalam kesederhanaan. Bukan karena uang..well, dengan jabatannya sebagai orang pertama di salah satu institusi militer Indonesia, mestinya tidak ada masalah dengan itu.
Lalu..cerita itu..
Bagaimana si ayah telah melakukan kesalahan yang hampir menghancurkan keluarga. Lalu si Ibu yang dengan tekun bermunajat pada sang Khalik. Dengan kekuatannya sebagai wanita, si Ibu meredam semua derita, menjadi penawar segala duka. Menyimpan tangis hanya untuk dirinya. Dan menceritakan segala pedih hanya pada Nya.
Ketika Ibu hampir menyerah, Alloh mengabulkan semua doa-doanya.
Sang ayah dengan kesatria mengakui khilaf nya, meminta maaf, bertobat dengan sebenar-benar tobat. Dia tidak mengucapkan janji, tapi yang dia lakukan kemudian menunjukkan betapa besar keinginannya untuk diberikan kesempatan. Si perwira tinggi militer itu memohon..
Rahasia keluarga yang di ceritakan padaku, terima kasih teman, membuat ku semakin yakin..bahwa..sekuat apapun, sehebat apapun, we are just human.
Setiap kejadian, hanya menegaskan satu hal..kita mahluknya, and we make mistakes.
And in God's hands, we will, I will never broken.
Lalu..cerita itu..
Bagaimana si ayah telah melakukan kesalahan yang hampir menghancurkan keluarga. Lalu si Ibu yang dengan tekun bermunajat pada sang Khalik. Dengan kekuatannya sebagai wanita, si Ibu meredam semua derita, menjadi penawar segala duka. Menyimpan tangis hanya untuk dirinya. Dan menceritakan segala pedih hanya pada Nya.
Ketika Ibu hampir menyerah, Alloh mengabulkan semua doa-doanya.
Sang ayah dengan kesatria mengakui khilaf nya, meminta maaf, bertobat dengan sebenar-benar tobat. Dia tidak mengucapkan janji, tapi yang dia lakukan kemudian menunjukkan betapa besar keinginannya untuk diberikan kesempatan. Si perwira tinggi militer itu memohon..
Rahasia keluarga yang di ceritakan padaku, terima kasih teman, membuat ku semakin yakin..bahwa..sekuat apapun, sehebat apapun, we are just human.
Setiap kejadian, hanya menegaskan satu hal..kita mahluknya, and we make mistakes.
And in God's hands, we will, I will never broken.
Wednesday, April 10, 2013
You Make My World So Colorfull - DS
By asrita at 7:47 AM
No comments
Daniel Sahuleka...penyanyi sentimental asal Semarang Membawa ingatan ke jaman dulu...
Dimana konsekwensi segala tindakan sama sekali tidak terpikirkan :)
Ketika pilihan dipilih hanya karena keinginan sesaat
Saat waktu terasa lembut mengalir, tanpa terburu-buru
Dulu itu, jalan puluhan kilo hanya untuk melihat matahari terbit adalah sesuatu yang berharga Menyandang gitar dan berbekal berbungkus supermie Lalu melompat kegirangan ketika tiba di puncak gunung yang super dingin
Bukannya sekarang menjadi tak berharga..justru semakin tak terbayar..
Jangankan puluhan kilo, keliling lapangan Saparua saja bisa bikin napas ngos2an dan kaki bergetar ;)
Aku gk hapal liriks nya..
Kira2 sih seperti di bawah ini..
Aku pilih 2 lagu deh..bukan yang terpopuler..tp yang kesannya paling dalam
Enjoy..
You make my world so colorful
Morning sunshine's in our room
Now that room is back in tune
Autumn start this day with a smile
And laugh at my beautiful love one
Who's lying beside me
You so far away in your sleep
Who can tell what dream you may dream
You don't know that I was drawing
With my finger on your sweet young face
Vague as a meaning words
You make my world so colorful
I've never had it so good
My love I thank you for all the love
You gave to me
Like a summer breeze so soft
Like a rose you bring me near
And I kiss your lips so sweet
Soft like the rain and gentle as
The morning dew in may
Though they said that I was wrong
But thank god my will so strong
I got you in the palm of my hand
Everyday they try to put me on
But I laugh at those who tried to hurt our love
Hey, it's good to see you back again
Hey, it's good to see you back again
I was wondering where you've been
If its in the long time ago, I don't know
Seem to me, it's yesterday
Hey, you know you haven't changed so much
You know this moment really touches
My inner soul aparted will always felt for you
That's why my heart is stuck on you
Eversince I know you're name
Till now nobody can explain with words
The magic of another kind of happiness
You have saved me from my loneliness
Oh .. I miss you so
Hope you can stay a little longer
To be together once again
Hope you'll stay a little longer
But I don't know how much time
You got left
Hey it's good to see you back again
Only time knows where and when
And always stay in mysteri to once
But now it brings us here after years
Hey, I'm sure there is a lot to tell
I can see you're doing well
The words I have in mind
Which can't be spoken
Make me reckless, hopeless
Dimana konsekwensi segala tindakan sama sekali tidak terpikirkan :)
Ketika pilihan dipilih hanya karena keinginan sesaat
Saat waktu terasa lembut mengalir, tanpa terburu-buru
Dulu itu, jalan puluhan kilo hanya untuk melihat matahari terbit adalah sesuatu yang berharga Menyandang gitar dan berbekal berbungkus supermie Lalu melompat kegirangan ketika tiba di puncak gunung yang super dingin
Bukannya sekarang menjadi tak berharga..justru semakin tak terbayar..
Jangankan puluhan kilo, keliling lapangan Saparua saja bisa bikin napas ngos2an dan kaki bergetar ;)
Aku gk hapal liriks nya..
Kira2 sih seperti di bawah ini..
Aku pilih 2 lagu deh..bukan yang terpopuler..tp yang kesannya paling dalam
Enjoy..
You make my world so colorful
Morning sunshine's in our room
Now that room is back in tune
Autumn start this day with a smile
And laugh at my beautiful love one
Who's lying beside me
You so far away in your sleep
Who can tell what dream you may dream
You don't know that I was drawing
With my finger on your sweet young face
Vague as a meaning words
You make my world so colorful
I've never had it so good
My love I thank you for all the love
You gave to me
Like a summer breeze so soft
Like a rose you bring me near
And I kiss your lips so sweet
Soft like the rain and gentle as
The morning dew in may
Though they said that I was wrong
But thank god my will so strong
I got you in the palm of my hand
Everyday they try to put me on
But I laugh at those who tried to hurt our love
Hey, it's good to see you back again
Hey, it's good to see you back again
I was wondering where you've been
If its in the long time ago, I don't know
Seem to me, it's yesterday
Hey, you know you haven't changed so much
You know this moment really touches
My inner soul aparted will always felt for you
That's why my heart is stuck on you
Eversince I know you're name
Till now nobody can explain with words
The magic of another kind of happiness
You have saved me from my loneliness
Oh .. I miss you so
Hope you can stay a little longer
To be together once again
Hope you'll stay a little longer
But I don't know how much time
You got left
Hey it's good to see you back again
Only time knows where and when
And always stay in mysteri to once
But now it brings us here after years
Hey, I'm sure there is a lot to tell
I can see you're doing well
The words I have in mind
Which can't be spoken
Make me reckless, hopeless








