• Travel the world

    If we ask HIM, God will answer...just be patient

  • Having fun while do the travelling

    It doesnt matter how many places I've visit or how many pictures I've taken, as long as my boys here with me

  • Explore my country

    Bring along your roler blade, and have fun

  • Precious moment

    This boy show me how importand I am

Monday, August 24, 2015

Suatu Sore Menjelang Maghrib

(base on true story..bukan begitu my dear?)

Hari sudah menjelang maghrib ketika terdengar suara mobil di parkir di depan rumah..
Suara melengking memberi salam terdengar..

Teteh : Assalamualaykuuuuummmm....

Mamih : Waalaiykum salam...

Teteh masuk dan menyalami tangan mamih nya yang terlihat lega. Mamih lega banget kalo sore hari anak-anak sudah pulang dari kegiatan mereka seharian.
Teteh yang sudah kelas 3 SMA (di SMA paling keren se Bandung) sudah diserahi tugas mengantar dan menjemput adiknya. Mamih bisa fokus ngurusin hal penting lainnya.

Tapi ada yang aneh

Mamih : Teteh, adek mana?

Teteh : Tampang nya bengong maksimal...

Kemudian....

Teteh : ASTAQFIRULLOH.......

Teteh lari keluar sambil menyambar tas dan kunci mobil.

Gantian mamih yang bengong nyaris kaku..

Ketika Mamih menceritakan kejadian (incident?) ini pada teman-teman baiknya..semua sudah berakhir happy ending.

Menurut adek...sepulang les dia nungguin sampai tempat les tutup.
Terpaksa deh nunggu di toko sebelah..mana tempatnya rada-rada gelap gimana gitu...hiiiiiii
Lewat maghrib teteh baru nyampe..selaen jaraknya lumayan jauh dari rumah, akhir2 ini Bandung macetnya Juara!











Wednesday, June 25, 2014

Bacharuddin Jusuf Habibie, Selamat Ulang Tahun Pak!


Suatu hari di masa kecil ku, mama memastikan aku ke sekolah dengan seragam rapih, rambut terkepang dan sepatu serta kaus kaki bersih. Seingatku, jarang-jarang mama demikian perhatian dengan penampilan anak sulung nya.

Hari itu hari istimewa.

Aku dan beberapa teman terpilih untuk bertamu ke vila milik pak BJ Habibie di puncak Sekupang Batam.

Bangga nya.

Sebagai anak kecil yang tinggal di pulau yang cukup jauh dari Jakarta, bertemu orang pintar yang namanya selalu di sebut sebagai putra kebanggaan bangsa, itu sesuatu banget.

Dari sekolah, kami berangkat dengan mobil mini van. Perjalanan lebih banyak di isi dengan diam. 
Aku deg-deg an.

Pak Habibie datang dengan helicopter dan langsung turun menyalami kami tamu-tamu kecilnya. Setelah itu, tanpa ragu beliau menepuk bahu, bahkan agak membungkuk agar matanya sejajar dengan mata kami ketika bercakap-cakap.

Tidak ada jarak.

Yang paling ku ingat dari beliau adalah suaranya. Intonasi di setiap perkataannya. Gerakan tangannya ketika bercerita.

Dengan semangat menggebu-gebu, beliau menceritakan banyak hal. Menjawab pertanyaan-pertanyaan, tertawa dan mengajak berkeliling vila ketika aku bertanya apa yang istimewa dari vila ini.
Ruangan yang paling ku ingat adalah kamar mandi! What can I say..I was just a little girl back then

Kenangan indah ini, adalah anugrah yang tiada tara untuk ku. Sosok beliau begitu hidup di ingatan ku sampai hari ini.

Selamat hari jadi pak, semoga bapak selalu membagi kebahagiaan.


Sayang  ya waktu itu tidak ada selfie

Monday, June 16, 2014

PAGAR TINGGI ATAU….

Di SMP Gilang, setiap siswa diijinkan membawa HP,BB dan laptop. Bagi yang membawa android keluaran terbaru, atau laptop layar sentuh..mangga, silahkan.

Ada aturan kapan gadget itu bisa digunakan di kawasan sekolah. Ada aturan tentang apa yang tidak boleh dilakukan dengan gadget di kawasan sekolah. Tapi membawa gadget..bawa aja. Gak ada razia yang mengaharuskan guru memeriksa tas siswa dan menyandera gadget.

Lalu..apa sekolah tutup mata dengan kejahatan internet? Apa guru-guru malah menganjurkan anak-anak ber-bb atau FB an? Bukannya yang namanya pornografi seperti wabah yang mengincar anak-anak ABG ini?

Disinilah pendidikan berperan.

Para guru memilih untuk menjadi pendidik, bukan polisi atau jagal.

Fungsi teknologi di manfaatkan to-the-max. Laptop untuk browsing di sekolah, group BB, bahkan foto hasil jepretan anak-anak ABG ini gak kalah kualitas nya dengan foto seorang photographer.

Dewan guru memutuskan untuk menetapkan aturan-aturan baku tanpa perlu memasung kreatifitas anak-anak didiknya. Mereka memilih untuk memberikan kebebasan berbatas dan memberikan pengetahuan cukup untuk anak didiknya.

Dan di datangkan lah para ahli kesekolah itu untuk memberikan bekal pengetahuan penting. Ada bapak-ibu polisi yang mempresentasikan bahaya narkoba. Ada ibu psikiater yang menjelaskan tentang ‘gaul’ nya anak muda. Ada guru BP yang diaktifkan dengan program yang lebih terarah.

Pilihan  kegiatan extra kurikuler membuat para murid tidak hanya terpaku pada nilai akademis. Sebut saja kegiatan robotic yang membawa para siswa sampai ke benua Amerika! Atau kegiatan olahraga yang menambah pajangan medali dan piala. UKS dan PMR yang bukan sekedar basa-basi juga menjadi andalan. Dan coba intip kebun dan taman di sekolah ini. Indah!

Apa pembekalan itu menjamin tidak ada penyalahgunaan?

Ya enggak lah.

Mungkin ada juga yang menggunakan teknologi untuk hal-hal lain.  
Selalu ada 2 sisi berbeda di setiap keping mata uang.

Dewan guru tidak memilih membangun pagar tinggi yang menghalangi teknologi masuk ke kehidupan para siswa. Sebagai gantinya, mereka meng-educate, membekali, dan memberikan kemampuan untuk menggunakan teknologi.

Selanjutnya, pilihan diserahkan pada tiap individu.



Wednesday, May 28, 2014

Beberapa hari yang lalu, seorang teman melalui BBM mengatakan “kalo semua orang islam kaya lo,bahaya juga ya”.
Menurut temen ini, gw adalah bahaya untuk islam.

Wow!

Hal ini karena gw mengatakan lebih cenderung milih Jokowi.
Gw jg mengutip hadist bahwa akan ada suatu masa dimana islam akan seperti buih di laut.

Teman gw menilai kalau pergaulan gw bukan orang-orang sholeh  dan menganjurkan agar lebih banyak-banyak bergaul dengan orang sholeh.
Anjuran yang menyejukkan, andai saja tidak di dasari oleh kecenderungan pilihan politik.

..apakah dengan memilih JKW-JK kadar keimanan gw ‘terganggu’?
Bukankah  iman adalah rasa, tak bertempat di nalar.Iman menghuni jiwa.Iman  adalah keyakinan yang menggerakan.  Yang mendatangkan ketenangan dalam kepercayaan.Cahaya dalam hati yang mampu merasakan Nya, lalu melahirkan amal nyata?

Masih menurut teman gw ini, dengan keberpihakan gw, sama aja gw merusak aqidah karena memilih partai yang pentolan-pentolannya aktif merusak aqidah islam.



Andai saja teman gw ini mau sedikit mendengarkan..gw ingin menawarkan perspektif yang mungkin berbeda dengan apa yang dia yakini.

Allah SWT menuliskan bahwa kita diciptakan berbangsa-bangsa dan bersuku-suku untuk saling kenal.
Ini saatnya untuk kita maju sebagai sebuah kelompok-kelompok manusia.
Kelompok manusia yang maju bersama, bertahan hidup, tanpa ada agresi  antar kelompok, dan mengedepankan kerjasama.  

Bukankan saat ini batas-batas seakan hilang dengan mudahnya informasi?
Tetapi, keyakinan kita terhadap keesaan-Nya, tidak akan terhapus dengan apapun yang di tawarkan dunia.

Ini saat nya untuk kita, sebagai salah satu kelompok, lebih percaya pada diri kita sendiri,berperan di dalam kelompok kita untuk menyempurnakan akhlak. Lebih yakin akan keyakinan kita dan menjadikan kita sebagai individu dan kelompok sebagai rahman lil alamin.


Gw memang mesti banyak bergaul dengan orang-orang sholeh.








Thursday, May 22, 2014

Salah Transfer Uang - Bank BCA

(TULISAN INI DIMAKSUDKAN HANYA UNTUK BERBAGI PENGALAMAN, BUKAN MERUPAKAN SOLUSI ATAU REFERENSI
DARI MASUKAN YANG PENULIS DAPATKAN, TERDAPAT PERBEDAAN PENANGANAN DARI MASING-MASING CABANG)

Transfer dana antar rekening maupun antar bank saat ini sangat mudah dilakukan. Baik melalui teller, ATM, m-banking dan e-banking. Pihak bank telah menyediakan pengamanan berlapis untuk mencegah salah transfer.

Sayang nya, sebaik apapun system yang di sediakan tidak menjamin tidak adanya salah transfer. Hal yang umum di lakukan adalah salah memasukkan nomer rekening dan langsung menekan tombol enter setiap ada konfirmasi yang ditampilkan di layar tanpa membaca dengan teliti. Akibatnya, dana terkirim ke rekening yang salah.

Pihak  Bank BCA menyediakan fasilitas ‘Bloking Dana’. Pihak pertama (pemilik dana yang melakukan kesalahan transfer) menelpon HALO BCA di nomor 500888 untuk melaporkan  telah terjadi salah transfer dari rekening Pihak Pertama ke Pihak kedua (Penerima Dana), dan jika dibutuhkan datang ke kantor cabang terdekat.

Dengan adanya pelaporan ini maka:
  • Bank BCA akan bertindak sebagai mediator  antara pihak Pertama dan Pihak Kedua.
  • Setelah melakukan klarifikasi data, Bank BCA akan memblokir dana di rekening Pihak kedua sebesar nominal yang di kirimkan Pihak pertama. Harap di perhatikan bahwa Bank BCA tidak memblokir rekening Pihak Kedua, hanya memblokir sejumlah uang yang dilaporkan oleh Pihak Pertama.
  • Jika dilihat dengan fasilitas ‘Mutasi Rekening’ di mBanking, akan terlihat perpindahan dana dari rekening Pihak Pertama ke Pihak kedua tetapi  tidak ada penambahan Saldo pada rekening Pihak Kedua.
  • Bank BCA akan menghubungi Pihak Kedua. Bank BCA tidak akan pernah memberikan data-data Pihak Kedua (Nomer telpon, alamat,saldo) kepada Pihak Pertama. Bank BCA menjamin, data-data nasabah berdasarkan hukum yang berlaku.
  • Untuk menyelesaikan masalah ini, bank BCA akan meminta kesediaan Pihak Kedua untuk datang ke cabang terdekat  dan membantu pengembalian dana tersebut ke rekening Pihak Pertama
  • Jika Pihak Kedua berhalangan datang ke Cabang BCA terdekat, pihak Bank BCA tidak akan memaksa. Dana tersebut akan terus terblokir.
  • Sekali lagi, Bank BCA hanya berperan sebagai mediator atau perantara.

Bagaimana jika Pihak Kedua tidak bisa datang ke Cabang BCA? Mungkin karena kondisi kesehatan, kesibukan atau sedang berada di luar negri misalnya?

Jika memungkinkan, Bank BCA akan membantu terlaksananya teleconference antara kedua pihak. Bank BCA akan mengembalikan dana ke rekening pihak pertama setelah kesepakatan tercapai. Semua percekapan akan di rekam sebagai barang bukti elektronik.

ATAU

Pihak Pertama bisa meminta Bank BCA untuk menarik pelaporan pemblokiran, dan meminta Pihak Kedua untuk melakukan transfer  ke nomer rekening Pihak Pertama. Disini dibutuhkan niat baik dari Pihak Kedua. Tidak ada sanksi hukum jika Pihak Kedua tidak mengembalikan dana tersebut.


Informasi ini di dapatkan dari CS Bank BCA Cabang Sunda Mall Bandung (Ibu Lilis)

Thursday, May 15, 2014

Dasterpreneur

“Asrita kerja dimana sekarang?”
Pertanyaan ini sering di tanyakan teman-teman. Bahkan tetangga  juga penasaran, ngapain sih ibu ini gk pernah keluar-keluar rumah berhari-hari.

Untuk teman-teman lama, pasti sudah tau saya seorang computer programmer. Terakhir bekerja di sebuah perusahaan multinasional sebagai Senior System Analyst. Sampai sekarang masih sering ‘debug dan ngoding’. 
Hanya saja, pekerjaan dilakukan dari rumah dan hanya beberapa hari dalam sebulan ‘setoran’ ke pusat.

Selain ngoding, saya juga main saham kecil-kecilan. Tidak agresif. Jual beli berdasarkan tehnikal analysis. 

Sangking sering nya gak keluar rumah dan asik sendiri di depan computer, teman saya Jaya Setiabudhi, founder nya yukbisnis memberikan istilah “Dasterpreneur”. Walaupun saya gk punya daster satu pun lho ya. Istilah ini di berikan kepada kami, para ibu-ibu yang berkarya dari rumah.

Gak harus expert computer kok untuk jadi dasterpreneur.  Banyak kerjaan yang menghasilkan uang (yang cukup menggiurkan jumlahnya) dengan bekerja dari rumah. Asik kan?

Ada beberapa pilihan kerja dari laptop di rumah sendiri. Selain menjadi programmer, trader, writer, online consoler  dan jualan on-line, menjadi affiliate marketer juga pantas di pertimbangkan.

Apa sih affiliate marketer itu? Affiliate marketer adalah orang yang menerima komisi karena menuntun orang lain datang ke sebuah halaman web dan orang tersebut bertransaksi bisa dengan mengclick sebuah link, atau membeli sebuah produk/jasa.
  
Affiliate marketer tidak perlu bertransaksi, tidak perlu stok barang, tidak perlu berurusan dengan return barang, dan tidak mengurusi ketersediaan barang. Tugas nya hanya satu: mendatangkan traffic (pengunjung) ke sebuah halaman web. Jika pengunjung memutuskan membeli, si affiliate marketer mendapat fee.

Gampang?

Tidak ada pekerjaan yang benar-benar gampang atau benar-benar susah. Semua tergantung dari cara pandang dan usaha kita.

Bagaimana memulainya? Well, Jaya Setiabudhi jeli sekali menangkap peluang ini. Dengan tutor seorang expert di bidang on-line marketing, dia mengadakan short course yang isinya sangat berguna untuk para pemula. Peserta di berikan pengetahuan tentang on-line marketing,dibimbing dan di damping untuk menjadi seorang marketer handal.  

Waktu pelaksanaan, materi dan detail-detail lainnya silahkan lihat disini masih ada waktu kalo mau daftar. 
Enak banget kerja di rumah sendiri...








Wednesday, September 25, 2013

MAMA

Didunia ini, ada satu wanita yang bener-benar percaya pada ku.

MAMA

Ketika masih di TK, mama membebaskan ku untuk mengeksplorasi sekitaran rumah ku di Kalimantan, hanya di temani anjingku. Pulang jangan sore-sore, begitu pesannya selalu.

Kamu bisa membaca. Begitu kata Mama waktu penerimaan raport pertama di SD. Raport ku kebakaran karena aku sama sekali tidak mau belajar membaca. Kepercayaan mama mengantarkan kami berdua naik panggung pada saat kenaikan kelas. Aku rangking 1.

Kelas 4 SD, mama percaya kalo aku bisa di 'lepas' di dapur menggunakan peralatan masak nya
Mikser yang waktu itu barang mewah, dipinjamkan padaku tanpa pertanyaan..Keinginan ku untuk bisa membuat cake berbekal potongan resep dari majalah Femina di tanggapi nya dengan sungguh-sungguh.
Padahal waktu itu aku sangat tomboy dan clumsy. Cake marmer pertamaku cantik dan wangi.

Umur ku baru 15 tahun ketika mama dengan yakin mengantarkan ku ke Bandung untuk menuntut ilmu. Kos di rumah orang, mengatur keuangan sendiri, belajar mandiri. Mama begitu percaya kalo anak perempuannya gk bakal 'macam-macam'.

Aku selalu bersyukur karena mama percaya padaku..bahkan di saat aku sendiri gk yakin pada diriku


Selamat ulang tahun Ma,

dan

Thank you for everything I AM NOT







Sunday, July 14, 2013

BERIKAN YANG TERBAIK


Ada sekaleng minyak goreng bekas di dapur kakak ku. Pembantunya sengaja mengumpulkan minyak goreng sisa atas perintah ibu mertua. Minyak goreng itu akan beliau berikan pada tukang bersih-bersih kompleks. Keluarga ini tidak menggunakan minyak bekas, dengan alasan kesehatan.

Kalo gitu, kenapa minyak nya di kasihkan orang lain? Tukang bersih-bersih juga orang kan?

Sukurlah sekarang (setahu ku) sudah tidak ada lagi aktifitas ngumpulin minyak sisa. Mereka memberikan minyak goreng baru untuk Tukang bersih-bersih.

Beberapa hari lalu di mailing list masak memasak yang aku ikuti juga membahas “kue kering untuk sopir-pembantu-satpam”. Dalam rangka menekan harga, bahan yang di gunakan untuk membuat kue di turunkan kualitasnya. Bahkan agar harga jual bisa sangat murah, digunakan bahan-bahan pengganti yang "lo gk bakal mau makan deh". Toh kue kering itu hanya untuk charity, amal, bagi2 in ke orang lain.

Tentu saja hal ini menuai protes dari member yang lain. Apa benar memberi ke orang-orang “bawahan” cukup dengan apa-apa yang kualitasnya di bawah apa yang biasa kita makan atau pakai? Atau kasih saja apa yang kita sudah tidak mau dengan alasan sayang kalau di buang.

Pilihan ada di tangan kita.

Friday, April 19, 2013

SAMSON, Cinta Tak Bersyarat

Namanya Samson
Tentu saja itu hanya julukan. Aku tidak pernah tau siapa nama aslinya. Yang ku tau, para orang tua melarang anak-anak bergaul dengan Samson. Wajar saja, Samson terkenal sebagai anak nakal.

Perkenalanku -kalau memang itu bisa di katakan perkenalan – unik dan khas anak-anak. Sebagai anak yang baru pindah dari pedalaman Kalimantan, tinggal di perkampungan nelayan di tepi pantai melahirkan sensasi dan tantangan tersendiri.

Seorang anak laki-laki berkulit hitam legam dan tinggi di atas rata-rata, suatu hari melemparkan cacing gendut ke arah kami. Teman-teman ku otomatis berlari menjauh sambil berteriak-teriak. Di tempat ku berasal, ular segede kaki orang dewasa sudah jamak. Cacing segede itu sama sekali gk nakutin.

Dengan sok pede, aku memegang cacing laut yang menggeliat-geliat dan mengembalikannya pada si pelempar. “Mancing yuk, pake umpan ini”

Mungkin terpesona oleh keramahan ku terhadap si cacing, atau ajakan ku untuk memancing, si anak hitam keriting itu sesumbar kalau dia punya spot memancing paling top di Tanjung. Tempat yang berhantu!

Begitulah semua di mulai.

Kami sering memancing bersama, mencari buah bakau untuk katapel, atau mencari cancing umpan memancing yang hidup di lumpur di tepi pantai.

Lalu, suatu hari aku melihat orang-orang kampung mendatangi rumah Samson. Setahu ku Samson hanya tinggal dengan ibu dan nenek nya yang sudah renta.

Ibunya di kata-katai oleh penduduk kampung sebagai “perempuan tidak benar”

Ibunya berteriak-teriak membela diri, di timpali dengan dampratan orang kampung, tangisan neneknya, dan Samson terjepit di tengah-tengah.

Aku melihat Samson lari keluar rumahnya.

Dia lari dengan kecepatan angin.

Tidak mungkin terkejar oleh ku jika aku tidak tau kemana arah nya.

Aku mampir ke rumah untuk mengambil kail dan persediaan umpan ku. Lalu mencari nya,melalui hutan bakau untuk ke tanjung paling ujung, tempat kami biasa memancing.

Dia ada di sana.

Menangis seperti gila.

Belum pernah ku lihat orang menangis seperti itu sebelumnya. Seperti ada sesuatu yang berharga dirampas paksa darinya.

Aku duduk agak jauh, sambil memancing.

Berjam-jam, akhirnya tangisnya mereda.

Kulihat hasil pancingan ku, cukup banyak. Rupanya tangisan Samson bisa mendatangkan keingin tahuan banyak ikan untuk datang menonton sambil ngerumpiin Samson, yang akhirnya ikan-ikan itu berakhir di mata pancing ku. Lesson learnt, jangan pernah menjadikan kesedihan seseorang sebagai bahan rumpian kalo gk mau berakhir menjadi ikan goreng garing!!

Tadinya, aku kasihan padanya.

Karena dosa ibunya, dia harus menanggung malu.

Tapi yang keluar dari mulutnya setelah itu, membuatku tak bisa tidur malam nya.

Dengan terpatah-patah Samson menceritakan ibunya.

Mereka hanya bertiga. Neneknya yang sudah sangat tua, ibunya dan dia.

Ibunya melakukan apa saja agar mereka bisa makan, agar Samson bisa sekolah dan agar pondok reot tempat mereka tinggal tidak terlalu bocor.

Ibunya sangat sayang padanya dan nenek.

Memberikan jatah nasinya untuk Samson yang selalu kelaparan, memberinya sekeping uang untuk jajan es serut dan membelikannya sepatu Shanghai untuk sekolah. Walaupun itu artinya harus bekerja sebagai waiters di salah satu night club.

Dia sering mendengar ibunya menjadi bahan olok-olok laki-laki dewasa di kedai kopi, gunjingan ibu-ibu di kampung, juga ejekan anak2.

Ternyata Samson bukan menangis karena malu pada orang-orang kampung.

Dia sedih karena tidak bisa membela ibunya.

Hatinya luka karena hinaan orang-orang pada ibu yang di kasihinya.

Dan untuk seorang Samson, dia hancur melihat air mata mengalir dari mata wanita yang dia cintai dengan sepenuh jiwa .. Ibunya.

Di usia ku yang masih sangat belia, aku di paparkan pada cinta tulus seorang anak. Pada kesungguhannya untuk tetap mencintai ibunya, tampa pamrih. Pada janjinya untuk membesar dengan cepat agar ibunya tidak perlu bekerja lagi.

Tidak lama setelah kejadian itu, keluarga ku pindah dari kampung itu. Kudengar keluarganya juga pindah dari sana.

Aku tak pernah lagi mendengar tentang Samson.

Perasaan tulus yang dia bagi padaku hari itu menemaniku..sampai hari ini.

Monday, April 15, 2013

It Makes You Human

Teman ku bercerita tentang ayah dan ibunya. Buat ku, ayah-ibunya adalah contoh sempurna dari orang-orang yang bertanggung jawab atas hidup mereka. Dimataku, si ayah adalah pria sejati yang begitu mencintai keluarga nya dengan cara-cara sederhana. Dan si ibu adalah istri yang memilih untuk menjadi pendamping tanpa embel2 gelar lain. Mereka hidup dalam kesederhanaan. Bukan karena uang..well, dengan jabatannya sebagai orang pertama di salah satu institusi militer Indonesia, mestinya tidak ada masalah dengan itu.

Lalu..cerita itu..

Bagaimana si ayah telah melakukan kesalahan yang hampir menghancurkan keluarga. Lalu si Ibu yang dengan tekun bermunajat pada sang Khalik. Dengan kekuatannya sebagai wanita, si Ibu meredam semua derita, menjadi penawar segala duka. Menyimpan tangis hanya untuk dirinya. Dan menceritakan segala pedih hanya pada Nya.

Ketika Ibu hampir menyerah, Alloh mengabulkan semua doa-doanya.

Sang ayah dengan kesatria mengakui khilaf nya, meminta maaf, bertobat dengan sebenar-benar tobat. Dia tidak mengucapkan janji, tapi yang dia lakukan kemudian menunjukkan betapa besar keinginannya untuk diberikan kesempatan. Si perwira tinggi militer itu memohon..

Rahasia keluarga yang di ceritakan padaku, terima kasih teman, membuat ku semakin yakin..bahwa..sekuat apapun, sehebat apapun, we are just human.

Setiap kejadian, hanya menegaskan satu hal..kita mahluknya, and we make mistakes.

And in God's hands, we will, I will never broken.




Wednesday, April 10, 2013

You Make My World So Colorfull - DS

Daniel Sahuleka...penyanyi sentimental asal Semarang Membawa ingatan ke jaman dulu...
Dimana konsekwensi segala tindakan sama sekali tidak terpikirkan :)
Ketika pilihan dipilih hanya karena keinginan sesaat
Saat waktu terasa lembut mengalir, tanpa terburu-buru  

Dulu itu, jalan puluhan kilo hanya untuk melihat matahari terbit adalah sesuatu yang berharga Menyandang gitar dan berbekal berbungkus supermie Lalu melompat kegirangan ketika tiba di puncak gunung yang super dingin  
Bukannya sekarang menjadi tak berharga..justru semakin tak terbayar..
Jangankan puluhan kilo, keliling lapangan Saparua saja bisa bikin napas ngos2an dan kaki bergetar ;)  

Aku gk hapal liriks nya..
Kira2 sih seperti di bawah ini..
Aku pilih 2 lagu deh..bukan yang terpopuler..tp yang kesannya paling dalam

Enjoy..  


You make my world so colorful

Morning sunshine's in our room
Now that room is back in tune
Autumn start this day with a smile

And laugh at my beautiful love one
Who's lying beside me
You so far away in your sleep
Who can tell what dream you may dream
You don't know that I was drawing
With my finger on your sweet young face
Vague as a meaning words

You make my world so colorful
I've never had it so good
My love I thank you for all the love
You gave to me

Like a summer breeze so soft
Like a rose you bring me near
And I kiss your lips so sweet
Soft like the rain and gentle as
The morning dew in may

Though they said that I was wrong
But thank god my will so strong
I got you in the palm of my hand
Everyday they try to put me on
But I laugh at those who tried to hurt our love

Hey, it's good to see you back again

Hey, it's good to see you back again
I was wondering where you've been
If its in the long time ago, I don't know
Seem to me, it's yesterday

Hey, you know you haven't changed so much
You know this moment really touches
My inner soul aparted will always felt for you
That's why my heart is stuck on you

Eversince I know you're name
Till now nobody can explain with words
The magic of another kind of happiness
You have saved me from my loneliness

Oh .. I miss you so

Hope you can stay a little longer
To be together once again
Hope you'll stay a little longer
But I don't know how much time
You got left

Hey it's good to see you back again
Only time knows where and when
And always stay in mysteri to once

But now it brings us here after years

Hey, I'm sure there is a lot to tell
I can see  you're doing well
The words I have in mind
Which can't be spoken
Make me reckless, hopeless

Monday, April 01, 2013

Kursi Berduri

Dirumah ada kursi berduri..

Kursi Kha

Kha duduk di kursi ini -dengan sukarela atau dengan paksaan- hanya jika Kha berbuat yang tidak semestinya.

Sebenarnya, bukan benar-benar kursi yang ada duri-durinya. Karena duduk di kursi ini amat sangat tidak nyaman, kursi ini di namain "Kursi Berduri"

Biasanya, Kha akan menangis keras kalau bunda maksa duduk di kursi ini.
Dia akan berdiri lagi, dan berdiri lagi
Bunda akan mendudukannya lagi, dan mendudukannya lagi
Pernah posesi berdiri dan duduk ini (disertai tangis keras jejeritan, kaya anak baru di suntik sunat) berlangsung hampir 30 menit.
Dua-duanya (Kha dan Bunda) bertahan dengan kemauan masing-masing
Akhirnya, karena Bunda lebih persistent, atau mungkin Kha juga akhirnya cape duduk-berdiri-nangis, Kha duduk di kursi berduri, 5 menit, tanpa nangis kejer, hanya terisak-isak.

Kenapa harus ada kursi berduri?
Harapan bunda sih biar Kha ngerti, kalo ada beberapa kelakuan yang tidak boleh di lakukan, dan akan ada konsekwensi untk prilaku yang tidak pantas.
Selain itu, bunda juga terlalu lelah untuk ber-argumen, apalagi kalau Kha ngeyel, bunda bisa keluar taring, tanduk dan ekor.
Mending bunda berkata baik-baik dengan tegas dan aura khas ibu-ibu lagi bete "Kha, sekarang duduk di kursi berduri 5 menit"
Tanpa emosi
Tanpa marah-marah
Gk perlu ngomel..
Simple

Setelah itu, biasanya Kha tenang, dan bisa di ajak ngomong baik-baik
Tapi Kha sering banget keras kepala, gk mau kompromi walaupun sudah duduk di kursi berduri.
Kalau sudah begitu, bunda akan berfikir keras, what to do next.
Biasanya sih dengan mengurangi/membatasi akses Kha ke mainan pav nya
Percayalah, tarik ulurnya kadang lebih sulit dari define user requirement di kantor 

Entah apa akhirnya, tergantung mood Kha, nasib bunda, dan menu snack hari itu, setiap hari di tutup dengan sikat gigi, mendongeng, baca doa tidur, dan kelonan.
Kha dan Bunda selalu bersama, betapa pun sulitnya hari yang kami lalui

Saturday, March 02, 2013

SOLMET

Temen ku, Ebert Tobing, suatu hari dulu pernah bertanya..apakah aku percaya pada soulmete, belahan jiwa.
Tentu saja aku percaya, dan menurutku, tidak semua orang bertemu dangan soulmete-nya, atau tidak semua orang diberi keistimewaan hidup berdekatan dengan soulmete nya.
Bahkan sebagian orang yakin jika soulmete bisa saja diciptakan dengan kedekatan seperti lembaga perkawinan.

Soulmete is a person with whom you have an immediate connection the moment you meet -- a connection so strong that you are drawn to them in a way you have never experienced before. As this connection develops over time, you experience a love so deep, strong and complex, that you begin to doubt that you have ever truly loved anyone prior. Your soulmate understands and connects with you in every way and on every level, which brings a sense of peace, calmness and happiness when you are around them. And when you are not around them, you are all that much more aware of the harshness of life, and how bonding with another person in this way is the most significant and satisfying thing you will experience in your lifetime. You are also all that much aware of the beauty in life, because you have been given a great gift and will always be thankful.-urbandictionary


Beruntunglah Cinderala, yang bisa menemukan soulmetenya, dan pangeran yang langsung sadar bahwa she is the one, hanya dengan menyentuh tangannya - Cinderela

Berbahagia Noah dan Allie yang bersama sampai akhir, bahkan penyakit jahat seperti parkinson pun tidak bisa menghalangi Allie untuk tetap kembali.- The Notebook

 

Tapi bagaimana mereka yang tidak bisa bersatu dengan soulmete nya? Apakah dengan sadar memilih orang lain dan berusaha hidup dengan nya adalah suatu pilihan terbaik? Bukankah jika kenangan menjadi fantasi yang membelenggu emosi, hidup hanya berupa keindahan semu?

Atau seperti Severus Snape?
Melalui hari dengan penyesalan mendalam..sepanjang hidupnya?



“But this is touching, Severus,” said Dumbledore seriously. “Have you grown to care for the boy, after all?”


“For him?” shouted Snape. “Expecto Patronum!”

From the tip of his wand burst the silver doe. She landed on the office floor, bounded once across the office, and soared out of the window. Dumbledore watched her fly away, and as her silvery glow faded he turned back to Snape, and his eyes were full of tears.


“After all this time?”


“Always,” said Snape.

― J.K. Rowling, Harry Potter and the Deathly Hallows

Tuesday, September 04, 2012

Dealing With ABG

Punya anak ABG tuh gk gampang, apalagi di kondisi gk ideal. Kondisi yang ideal (menurut ku) ada orang tua lengkap (ayah-ibu) yang se-ide, saling mendukung, dengan tiada masalah financial, bertempat tinggal di lingkungan yang aman, nyaman, serta di dukung keluarga besar/kerabat yang solid.

Satu saja dari kondisi di atas gk terpenuhi..trust me, perjuangannya lebih berat.

And here I am, dengan kondisi yang (menurut ku) jauh banget dari ideal, dan harus dealing dengan 2 ABG.

Cape badan; selalu menetapkan aturan, menghabiskan energy kalo aturan tersebut di langgar, belum lagi kalo ternyata aturan yang kita (gw) tetapkan bertentangan dengan kebiasaan keluarga besar. Pernah liat badut juggling? Itu lho, badut yang lempar2 bola berwarna-warni di tangannya. Semakin banyak bola yang di lempar2 kan, semakin menyita resource. Itu yang aku rasain..

Being a bad guy; apalagi ada orang yang memanfaatkan kondisi untuk jadi good guy di depan anak2 ku(najeesss deh!). Menegakkan disiplin emang gk gratis.

Akhirnya aku cape. Cape, bukan menyerah. InsyaAlloh sampai penghabisan seorang ibu gk akan pernah menyerah..benar kan ibu2.

Then I sit and have a deep thinking

Aku gk bisa(atau kalaupun mungkin akan sangat menyita resources) untuk merubah kondisi2 non ideal menjadi ideal.

Energy, waktu, financial ku cuman segini2 nya..menambah beban seperti badut juggling yg di tambahin bola baru..pasti ada point he will failed..bola2 nya akan berantakan.

Yang paling mungkin aku lakukan adalah berunding dengan anak2 ku yang pada dasarnya anak baik2.

Nak, bunda maklum kalo kalian kadang2 bingung dengan diri kalian sendiri. Ini semua memang harus kita lalui. Sebelumnya bunda belum pernah punya anak ABG, dan kalian juga belum pernah jadi ABG. Jadi kita sama-sama belajar.

Kalian belajar untuk menjadi lebih dewasa, bunda belajar untuk menerima kenyataan bahwa kalian sedang dalam proses untuk menjadi dewasa

(tentu saja kalimatnya gk seperti itu..tp kira2 begitu lah intinya)

Yang aku ingin mereka mengerti bahwa apapun yang kulakukan, selalu di dasari niat baik agar mereka bisa lebih mandiri, gk bergantung pada orang lain, dan punya harga diri.

Dan aku juga harus selalu sadar, semua kesalahan yang mreka lakukan adalah proses pendewasaan.

Jalan masih panjang..



Thursday, August 23, 2012

Take It for Granted

Where were these peoples when he’s a live?”
Begitu pertanyaan yang dilontarkan salah satu bodyguard Michael Jackson pada salah satu wawancara televisi pasca meninggalnya sang bintang.

Fans yang berjubel, menangis di depan rumah almarhum, meninggalkan banyak karangan bunga, pesan, bingkisan..dimana mereka saat sang bintang diberitakan depresi, terbelit hutang, bangkrut?

Mungkin saja, mereka yang menangis tersedu ini adalah orang yang mentertawakan Michael saat Michael tertangkap salah kostum di Dubai. Mungkin mereka orang yang menghujat Michael ketika kasus pelecehan seksual terhadap anak mencuat . Lalu, kenapa harus merasa begitu kehilangan saat sang bintang meninggal?

Waktu opa (papa ku) meninggal, aku sempat bingung. Ada perasaan yang selama ini tidak pernah aku rasakan, dan sampai sekarang pun tidak bisa di definisikan. Mungkin teman-teman yang sudah kehilangan orang tua juga merasakan rasa yang sama. Ada perasaan bingung tak terkira, bercampur rasa tidak percaya kalau hal ini (ditinggal mati papa) terjadi padaku, juga perasaan marah karena kepergiannya yang tanpa ‘persiapan’ sebelumnya. Entah bercampur rasa apalagi, hasilnya seperti yang aku bilang di awal, tidak terdefinisikan.
Perasaan ini mengingatkan bahwa aku sering mengabaikan hal-hal baik yang terjadi pada keseharian ku. Pikiran “sudah seharusnya begitu” mengalahkan “ini adalah karunia”

Pelukan hangat ketika kita butuh di peluk..sudah seharusnya begitu
Sarapan pagi yang menanti.. sudah seharusnya begitu
Rumah yang bersih .. sudah seharusnya begitu
Semua tagihan yang terbayar tanpa denda .. sudah seharusnya begitu
Seseorang yang ada dirumah ketika kita pulang....sudah seharusnya begitu
Telpon dari teman, sahabat, saudara yang menanyakan kabar atau sekedar say hai.. sudah seharusnya begitu

Sesuatu yang selalu ada, biasanya tidak dihargai karena kita berasumsi memang sudah seharusnya begitu.  Dan ketika yang ”sudah seharusnya begitu” tiba-tiba tidak lagi tersedia..ada rasa kehilangan, penyesalan, kesadaran yang sudah sangat terlambat

Thursday, July 26, 2012

Selamat Berpuasa

Gak terasa, sudah puasa lagi. Alhamdulilah ya Rabb, dipertemukan lagi dengan Ramadhan, dalam kondisi yang insyaAllah sanggup untuk berpuasa. Opa, papaku, tahun ini sudah tidak lagi mendapat berkah ramadhan. Dan nanti, lebaran akan terasa berbeda :( Untuk yang menjalankan ibadah puasa, semoga kita termasuk orang-orang yang beruntung, amin.

Monday, April 16, 2012

MAAF

Gini nih kalo punya blog tapi gk pernah di beresin, gk diliat apalagi di isi :( Ternyata banyak komentar temen2 yang dari tahun 2007 gk ke-publish..duh..parah banget sih.
Maaf ya..aku gk bertanggung jawab banget :(

Terima kasih sudah berkunjung..
ternyata dari banyak nya spam, ada beberapa komentar temen2 yg gk aku liat..maaf sekali lagi

Gak brani janji apa2..tp paling enggak ini jadi wake up call untuk ku..untuk lebih care.

Terima kasih..terima kasih untuk komentar2 nya..

Friday, March 02, 2012

Be as you wish

Acara seperti American Idol, So You Think You Can Dance, You Got talent, Master Chef, yang mencari bakat-bakat terpendam, menampilkan personal-personal yang punya kecintaan lebih terhadap bidang yang mereka sukai.

Tidak ada batasan. Sama sekali tidak ada batasan.
Tidak memandang kaya-miskin; Pria-wanita; Well educated-under educated, religion, bule-asian-negro..hal-hal itu sama sekali tidak mempengaruhi

Apakah penyanyi harus memiliki wajah yang cantik jelita, body aduhai?
Apakah syarat menjadi penari adalah tubuh yang sempurna tanpa cacat? Oh ya? Coba google AXIS Dance Company. Disana penari berkursi roda pun bergerak dengan indahnya.
Chef harus sopan, ramah ? Master Chef seri keberapa gitu malah yang super duper nyebelin masuk top two.

Jadi..apa batasannya?

Nothing
Sama sekali gk ada batasannya. Kita yang ngasih batasan. Kita sendiri, terhadap apa yang kita ingin capai.
Mereka, orang-orang diluar itu bisa saja mengatakan apa saja.
Kamu kurang tinggi untuk menjadi model, walaupun wajahmu fotogenic


Bakatmu bukan menggambar, gk peduli betapa keras kamu berlatih

Kamu tidak bisa menulis! Mengarang Liburan Kerumah Nenek saja kamu gk bisa
Diejek, tidak diakui, direndahkan, bahkan dihina..mestinya tidak menjadikan kita patah.
Bangun dan bangun lagi..jangan menyerah dengan mudah..
Jadilah apa yang kamu mau 

Saturday, December 31, 2011

MALAM TAHUN BARU

Tidak ada terompet di malam ini, meski setiap orang bersemangat menyediakan makanan yang lain dari biasanya, suasana malam tahun baru terasa berbeda.

Tidak ada petasan disini, meski asap rokok mengepul tidak pernah pudar. Masing-masing orang giat dengan tugasnya. Tris dengan kompor sekam yang di isi dengan sisa kayu gergaji, Kris dengan ayam yang sempat kabur ketika hendak di sembeleh, si Mbok yang berlari kecil diantara hujan rontok-rontok menyiapkan dandang untuk membersihkan ayam. Tokek yang bersahut-sahutan sebagai MC, dilatari suara angsa, sapi, anjing, dan bocah-bocah kota yang takjub melihat kegiatan tanpa melibatkan teknologi maju seperti disini.

Makan bersama meski tahun belum berganti. Cerita bergulir di iringi tawa ngakak dan saling canda. Semua pekerja kebun beserta keluarganya menikmati malam yang katanya malam tahun baru.Jarang-jarang bisa menyantap ayam sebagai lauk, apalagi ada ikan gurame bakar, jagung, kentang, aneka buah, bahkan ada kiriman oleh-oleh coklat dan kurma dari Belgia dan Belanda.

Begitulah suasana malam pergantian tahun disini, tanpa resolusi, tanpa basa-basi. Esok pagi, tetap harus bangun pagi karena ada sapi yang harus di perah, kebun yang harus di urus, rumput yang harus di babat. Kehidupan terus bergulir
SELAMAT TAHUN BARU 2012

Thursday, January 29, 2009

Turut Berduka Cita…ingat, pilih saya!

Gw punya banyak kebiasaan buruk yang susah dikendalikan, salah satunya saat ngelayat.
Gak tau gimana, gw bisa sedih gk jelas kalo ada teman, kerabat, anak nya teman, tetangga yang meninggal.
Gw bilsa nangis di tempat!
Gk banget kan!
Yang di tinggalin aja gk segitu hebohnya, malah gw yang ‘bukan sapa-sapa’ bisa-bisanya nangis sesenggukan.

Karena kebiasaan buruk ini, gw membatasi diri untuk ngelayat.
Dari pada kejadiaan beberapa tahun lalu terulang lagi..
Waktu itu anak temen kantor ada yang meninggal, usianya persis sama ma Boogie. Tenggelam di sungai depan rumahnya. Wajah tu anak yang dibaringkan di ruang tamu lengkap dengan jas terbawa di setiap mimpi horor gw.
Ato waktu temen kantor gw meninggal karena stroke. Gw hampir pingsan waktu dengerin anak nya nanya 'Papi bobo ya Mi, kok belon bangun". Hari-hari seterusnya perasaan ada yang senyum-senyum setiap kali gw jalan di koridor kantor malem-malem. Ya mo gimana, sebage buruh pabrik kadang2 gw perlu ke kantor malem-malem cuman buwat ngecheck gk ada tikus genit yang maen2 ma data di server.

Kayanya semua kejadian ini bermula waktu gw kehilangan opa dulu banget. Waktu itu si opa yang super jail ngegangguin gw abis-abisan. Tau kan kalo para Menado gaek becanda nya gimana. Bikin gw marah besar..dan tetap marah ketika opa minta maaf. Setelah itu si opa duduk di kursi dan meninggal. Yap! Gitu aja.
Gw nyesel seumur-umur. Gimana-gimanapun, opa temen paling asik diajak ngobrolin lagu, musik, sambil sembunyi-sembunyi minum cap tikus ato anggur cap orang tua..huehehe..kata opa sih untuk kesehatan..ajaran sesat emang.

Kejadian minggu lalu memaksa gw melanggar sumpah gw untuk gk pernah lagi ngelayat.
Yang meninggal tetangga gw. Cuman beda beberapa gang.
Gw memaksa pergi, biarpun dekat..gw naek mobil. Just in case gw kesambet rasa sedih, gw bisa ngumpet di mobil. Tapi akhirnya gw gk turun-turun dari mobil…

Gw gk bisa berenti ketawa setelah ngebaca salah satu karangan bunga super-duper gede, tergede dari semua karangan bunga yang ada di sono.
Isinya “Turut berduka Cita atas bla bla bla..dari FULAN bla bla bla…”
Dibawahnya ada tulisan super gede, ngalahin tulisan turut berduka cita itu “INGAT! PILIH SAYA NOMER XX - TTD FULAN Caleg DPRD Dari Partai XXX” (dengan warna yang mencolok) trus ada slogan-slogan yang gk sempet gw inget. Semua dalam font besar, warna-warni plus gambar.

Tu karangan bunga bikin semua calon sedu-sedan gw berubah jadi ketawa geli sampe pengen pipis.

Duh maaf deh pak tetangga..dari pada gw ketawa-ketawa sampe terguncang-guncang di depan keranda bapak, mending gw pulang aja deh.
Tolong di datengin tuh orang yang ngirim karangan bunga…salam trima kasih dari gw.