• Travel the world

    If we ask HIM, God will answer...just be patient

  • Having fun while do the travelling

    It doesnt matter how many places I've visit or how many pictures I've taken, as long as my boys here with me

  • Explore my country

    Bring along your roler blade, and have fun

  • Precious moment

    This boy show me how importand I am

Tuesday, September 04, 2012

Dealing With ABG

Punya anak ABG tuh gk gampang, apalagi di kondisi gk ideal. Kondisi yang ideal (menurut ku) ada orang tua lengkap (ayah-ibu) yang se-ide, saling mendukung, dengan tiada masalah financial, bertempat tinggal di lingkungan yang aman, nyaman, serta di dukung keluarga besar/kerabat yang solid.

Satu saja dari kondisi di atas gk terpenuhi..trust me, perjuangannya lebih berat.

And here I am, dengan kondisi yang (menurut ku) jauh banget dari ideal, dan harus dealing dengan 2 ABG.

Cape badan; selalu menetapkan aturan, menghabiskan energy kalo aturan tersebut di langgar, belum lagi kalo ternyata aturan yang kita (gw) tetapkan bertentangan dengan kebiasaan keluarga besar. Pernah liat badut juggling? Itu lho, badut yang lempar2 bola berwarna-warni di tangannya. Semakin banyak bola yang di lempar2 kan, semakin menyita resource. Itu yang aku rasain..

Being a bad guy; apalagi ada orang yang memanfaatkan kondisi untuk jadi good guy di depan anak2 ku(najeesss deh!). Menegakkan disiplin emang gk gratis.

Akhirnya aku cape. Cape, bukan menyerah. InsyaAlloh sampai penghabisan seorang ibu gk akan pernah menyerah..benar kan ibu2.

Then I sit and have a deep thinking

Aku gk bisa(atau kalaupun mungkin akan sangat menyita resources) untuk merubah kondisi2 non ideal menjadi ideal.

Energy, waktu, financial ku cuman segini2 nya..menambah beban seperti badut juggling yg di tambahin bola baru..pasti ada point he will failed..bola2 nya akan berantakan.

Yang paling mungkin aku lakukan adalah berunding dengan anak2 ku yang pada dasarnya anak baik2.

Nak, bunda maklum kalo kalian kadang2 bingung dengan diri kalian sendiri. Ini semua memang harus kita lalui. Sebelumnya bunda belum pernah punya anak ABG, dan kalian juga belum pernah jadi ABG. Jadi kita sama-sama belajar.

Kalian belajar untuk menjadi lebih dewasa, bunda belajar untuk menerima kenyataan bahwa kalian sedang dalam proses untuk menjadi dewasa

(tentu saja kalimatnya gk seperti itu..tp kira2 begitu lah intinya)

Yang aku ingin mereka mengerti bahwa apapun yang kulakukan, selalu di dasari niat baik agar mereka bisa lebih mandiri, gk bergantung pada orang lain, dan punya harga diri.

Dan aku juga harus selalu sadar, semua kesalahan yang mreka lakukan adalah proses pendewasaan.

Jalan masih panjang..



Thursday, August 23, 2012

Take It for Granted

Where were these peoples when he’s a live?”
Begitu pertanyaan yang dilontarkan salah satu bodyguard Michael Jackson pada salah satu wawancara televisi pasca meninggalnya sang bintang.

Fans yang berjubel, menangis di depan rumah almarhum, meninggalkan banyak karangan bunga, pesan, bingkisan..dimana mereka saat sang bintang diberitakan depresi, terbelit hutang, bangkrut?

Mungkin saja, mereka yang menangis tersedu ini adalah orang yang mentertawakan Michael saat Michael tertangkap salah kostum di Dubai. Mungkin mereka orang yang menghujat Michael ketika kasus pelecehan seksual terhadap anak mencuat . Lalu, kenapa harus merasa begitu kehilangan saat sang bintang meninggal?

Waktu opa (papa ku) meninggal, aku sempat bingung. Ada perasaan yang selama ini tidak pernah aku rasakan, dan sampai sekarang pun tidak bisa di definisikan. Mungkin teman-teman yang sudah kehilangan orang tua juga merasakan rasa yang sama. Ada perasaan bingung tak terkira, bercampur rasa tidak percaya kalau hal ini (ditinggal mati papa) terjadi padaku, juga perasaan marah karena kepergiannya yang tanpa ‘persiapan’ sebelumnya. Entah bercampur rasa apalagi, hasilnya seperti yang aku bilang di awal, tidak terdefinisikan.
Perasaan ini mengingatkan bahwa aku sering mengabaikan hal-hal baik yang terjadi pada keseharian ku. Pikiran “sudah seharusnya begitu” mengalahkan “ini adalah karunia”

Pelukan hangat ketika kita butuh di peluk..sudah seharusnya begitu
Sarapan pagi yang menanti.. sudah seharusnya begitu
Rumah yang bersih .. sudah seharusnya begitu
Semua tagihan yang terbayar tanpa denda .. sudah seharusnya begitu
Seseorang yang ada dirumah ketika kita pulang....sudah seharusnya begitu
Telpon dari teman, sahabat, saudara yang menanyakan kabar atau sekedar say hai.. sudah seharusnya begitu

Sesuatu yang selalu ada, biasanya tidak dihargai karena kita berasumsi memang sudah seharusnya begitu.  Dan ketika yang ”sudah seharusnya begitu” tiba-tiba tidak lagi tersedia..ada rasa kehilangan, penyesalan, kesadaran yang sudah sangat terlambat

Thursday, July 26, 2012

Selamat Berpuasa

Gak terasa, sudah puasa lagi. Alhamdulilah ya Rabb, dipertemukan lagi dengan Ramadhan, dalam kondisi yang insyaAllah sanggup untuk berpuasa. Opa, papaku, tahun ini sudah tidak lagi mendapat berkah ramadhan. Dan nanti, lebaran akan terasa berbeda :( Untuk yang menjalankan ibadah puasa, semoga kita termasuk orang-orang yang beruntung, amin.

Monday, April 16, 2012

MAAF

Gini nih kalo punya blog tapi gk pernah di beresin, gk diliat apalagi di isi :( Ternyata banyak komentar temen2 yang dari tahun 2007 gk ke-publish..duh..parah banget sih.
Maaf ya..aku gk bertanggung jawab banget :(

Terima kasih sudah berkunjung..
ternyata dari banyak nya spam, ada beberapa komentar temen2 yg gk aku liat..maaf sekali lagi

Gak brani janji apa2..tp paling enggak ini jadi wake up call untuk ku..untuk lebih care.

Terima kasih..terima kasih untuk komentar2 nya..

Friday, March 02, 2012

Be as you wish

Acara seperti American Idol, So You Think You Can Dance, You Got talent, Master Chef, yang mencari bakat-bakat terpendam, menampilkan personal-personal yang punya kecintaan lebih terhadap bidang yang mereka sukai.

Tidak ada batasan. Sama sekali tidak ada batasan.
Tidak memandang kaya-miskin; Pria-wanita; Well educated-under educated, religion, bule-asian-negro..hal-hal itu sama sekali tidak mempengaruhi

Apakah penyanyi harus memiliki wajah yang cantik jelita, body aduhai?
Apakah syarat menjadi penari adalah tubuh yang sempurna tanpa cacat? Oh ya? Coba google AXIS Dance Company. Disana penari berkursi roda pun bergerak dengan indahnya.
Chef harus sopan, ramah ? Master Chef seri keberapa gitu malah yang super duper nyebelin masuk top two.

Jadi..apa batasannya?

Nothing
Sama sekali gk ada batasannya. Kita yang ngasih batasan. Kita sendiri, terhadap apa yang kita ingin capai.
Mereka, orang-orang diluar itu bisa saja mengatakan apa saja.
Kamu kurang tinggi untuk menjadi model, walaupun wajahmu fotogenic


Bakatmu bukan menggambar, gk peduli betapa keras kamu berlatih

Kamu tidak bisa menulis! Mengarang Liburan Kerumah Nenek saja kamu gk bisa
Diejek, tidak diakui, direndahkan, bahkan dihina..mestinya tidak menjadikan kita patah.
Bangun dan bangun lagi..jangan menyerah dengan mudah..
Jadilah apa yang kamu mau