Wednesday, June 25, 2014

Bacharuddin Jusuf Habibie, Selamat Ulang Tahun Pak!


Suatu hari di masa kecil ku, mama memastikan aku ke sekolah dengan seragam rapih, rambut terkepang dan sepatu serta kaus kaki bersih. Seingatku, jarang-jarang mama demikian perhatian dengan penampilan anak sulung nya.

Hari itu hari istimewa.

Aku dan beberapa teman terpilih untuk bertamu ke vila milik pak BJ Habibie di puncak Sekupang Batam.

Bangga nya.

Sebagai anak kecil yang tinggal di pulau yang cukup jauh dari Jakarta, bertemu orang pintar yang namanya selalu di sebut sebagai putra kebanggaan bangsa, itu sesuatu banget.

Dari sekolah, kami berangkat dengan mobil mini van. Perjalanan lebih banyak di isi dengan diam. 
Aku deg-deg an.

Pak Habibie datang dengan helicopter dan langsung turun menyalami kami tamu-tamu kecilnya. Setelah itu, tanpa ragu beliau menepuk bahu, bahkan agak membungkuk agar matanya sejajar dengan mata kami ketika bercakap-cakap.

Tidak ada jarak.

Yang paling ku ingat dari beliau adalah suaranya. Intonasi di setiap perkataannya. Gerakan tangannya ketika bercerita.

Dengan semangat menggebu-gebu, beliau menceritakan banyak hal. Menjawab pertanyaan-pertanyaan, tertawa dan mengajak berkeliling vila ketika aku bertanya apa yang istimewa dari vila ini.
Ruangan yang paling ku ingat adalah kamar mandi! What can I say..I was just a little girl back then

Kenangan indah ini, adalah anugrah yang tiada tara untuk ku. Sosok beliau begitu hidup di ingatan ku sampai hari ini.

Selamat hari jadi pak, semoga bapak selalu membagi kebahagiaan.


Sayang  ya waktu itu tidak ada selfie

Monday, June 16, 2014

PAGAR TINGGI ATAU….

Di SMP Gilang, setiap siswa diijinkan membawa HP,BB dan laptop. Bagi yang membawa android keluaran terbaru, atau laptop layar sentuh..mangga, silahkan.

Ada aturan kapan gadget itu bisa digunakan di kawasan sekolah. Ada aturan tentang apa yang tidak boleh dilakukan dengan gadget di kawasan sekolah. Tapi membawa gadget..bawa aja. Gak ada razia yang mengaharuskan guru memeriksa tas siswa dan menyandera gadget.

Lalu..apa sekolah tutup mata dengan kejahatan internet? Apa guru-guru malah menganjurkan anak-anak ber-bb atau FB an? Bukannya yang namanya pornografi seperti wabah yang mengincar anak-anak ABG ini?

Disinilah pendidikan berperan.

Para guru memilih untuk menjadi pendidik, bukan polisi atau jagal.

Fungsi teknologi di manfaatkan to-the-max. Laptop untuk browsing di sekolah, group BB, bahkan foto hasil jepretan anak-anak ABG ini gak kalah kualitas nya dengan foto seorang photographer.

Dewan guru memutuskan untuk menetapkan aturan-aturan baku tanpa perlu memasung kreatifitas anak-anak didiknya. Mereka memilih untuk memberikan kebebasan berbatas dan memberikan pengetahuan cukup untuk anak didiknya.

Dan di datangkan lah para ahli kesekolah itu untuk memberikan bekal pengetahuan penting. Ada bapak-ibu polisi yang mempresentasikan bahaya narkoba. Ada ibu psikiater yang menjelaskan tentang ‘gaul’ nya anak muda. Ada guru BP yang diaktifkan dengan program yang lebih terarah.

Pilihan  kegiatan extra kurikuler membuat para murid tidak hanya terpaku pada nilai akademis. Sebut saja kegiatan robotic yang membawa para siswa sampai ke benua Amerika! Atau kegiatan olahraga yang menambah pajangan medali dan piala. UKS dan PMR yang bukan sekedar basa-basi juga menjadi andalan. Dan coba intip kebun dan taman di sekolah ini. Indah!

Apa pembekalan itu menjamin tidak ada penyalahgunaan?

Ya enggak lah.

Mungkin ada juga yang menggunakan teknologi untuk hal-hal lain.  
Selalu ada 2 sisi berbeda di setiap keping mata uang.

Dewan guru tidak memilih membangun pagar tinggi yang menghalangi teknologi masuk ke kehidupan para siswa. Sebagai gantinya, mereka meng-educate, membekali, dan memberikan kemampuan untuk menggunakan teknologi.

Selanjutnya, pilihan diserahkan pada tiap individu.



Wednesday, May 28, 2014

Beberapa hari yang lalu, seorang teman melalui BBM mengatakan “kalo semua orang islam kaya lo,bahaya juga ya”.
Menurut temen ini, gw adalah bahaya untuk islam.

Wow!

Hal ini karena gw mengatakan lebih cenderung milih Jokowi.
Gw jg mengutip hadist bahwa akan ada suatu masa dimana islam akan seperti buih di laut.

Teman gw menilai kalau pergaulan gw bukan orang-orang sholeh  dan menganjurkan agar lebih banyak-banyak bergaul dengan orang sholeh.
Anjuran yang menyejukkan, andai saja tidak di dasari oleh kecenderungan pilihan politik.

..apakah dengan memilih JKW-JK kadar keimanan gw ‘terganggu’?
Bukankah  iman adalah rasa, tak bertempat di nalar.Iman menghuni jiwa.Iman  adalah keyakinan yang menggerakan.  Yang mendatangkan ketenangan dalam kepercayaan.Cahaya dalam hati yang mampu merasakan Nya, lalu melahirkan amal nyata?

Masih menurut teman gw ini, dengan keberpihakan gw, sama aja gw merusak aqidah karena memilih partai yang pentolan-pentolannya aktif merusak aqidah islam.



Andai saja teman gw ini mau sedikit mendengarkan..gw ingin menawarkan perspektif yang mungkin berbeda dengan apa yang dia yakini.

Allah SWT menuliskan bahwa kita diciptakan berbangsa-bangsa dan bersuku-suku untuk saling kenal.
Ini saatnya untuk kita maju sebagai sebuah kelompok-kelompok manusia.
Kelompok manusia yang maju bersama, bertahan hidup, tanpa ada agresi  antar kelompok, dan mengedepankan kerjasama.  

Bukankan saat ini batas-batas seakan hilang dengan mudahnya informasi?
Tetapi, keyakinan kita terhadap keesaan-Nya, tidak akan terhapus dengan apapun yang di tawarkan dunia.

Ini saat nya untuk kita, sebagai salah satu kelompok, lebih percaya pada diri kita sendiri,berperan di dalam kelompok kita untuk menyempurnakan akhlak. Lebih yakin akan keyakinan kita dan menjadikan kita sebagai individu dan kelompok sebagai rahman lil alamin.


Gw memang mesti banyak bergaul dengan orang-orang sholeh.








Thursday, May 22, 2014

Salah Transfer Uang - Bank BCA


Transfer dana antar rekening maupun antar bank saat ini sangat mudah dilakukan. Baik melalui teller, ATM, m-banking dan e-banking. Pihak bank telah menyediakan pengamanan berlapis untuk mencegah salah transfer.

Sayang nya, sebaik apapun system yang di sediakan tidak menjamin tidak adanya salah transfer. Hal yang umum di lakukan adalah salah memasukkan nomer rekening dan langsung menekan tombol enter setiap ada konfirmasi yang ditampilkan di layar tanpa membaca dengan teliti. Akibatnya, dana terkirim ke rekening yang salah.

Pihak  Bank BCA menyediakan fasilitas ‘Bloking Dana’, prosedur nya cukup mudah. Pihak pertama (pemilik dana yang melakukan kesalahan transfer) cukup menelpon HALO BCA di nomor 500888 untuk melaporkan  telah terjadi salah transfer dari rekening Pihak Pertama ke Pihak kedua (Penerima Dana).

Dengan adanya pelaporan ini maka:
  • Bank BCA akan bertindak sebagai mediator  antara pihak Pertama dan Pihak Kedua.
  • Setelah melakukan klarifikasi data, Bank BCA akan memblokir dana di rekening Pihak kedua sebesar nominal yang di kirimkan Pihak pertama. Harap di perhatikan bahwa Bank BCA tidak memblokir rekening Pihak Kedua, hanya memblokir sejumlah uang yang dilaporkan oleh Pihak Pertama.
  • Jika dilihat dengan fasilitas ‘Mutasi Rekening’ di mBanking, akan terlihat perpindahan dana dari rekening Pihak Pertama ke Pihak kedua tetapi  tidak ada penambahan Saldo pada rekening Pihak Kedua.
  • Bank BCA akan menghubungi Pihak Kedua. Bank BCA tidak akan pernah memberikan data-data Pihak Kedua (Nomer telpon, alamat,saldo) kepada Pihak Pertama. Bank BCA menjamin, data-data nasabah berdasarkan hukum yang berlaku.
  • Untuk menyelesaikan masalah ini, bank BCA akan meminta kesediaan Pihak Kedua untuk datang ke cabang terdekat  dan membantu pengembalian dana tersebut ke rekening Pihak Pertama
  • Jika Pihak Kedua berhalangan datang ke Cabang BCA terdekat, pihak Bank BCA tidak akan memaksa. Dana tersebut akan terus terblokir.
  • Sekali lagi, Bank BCA hanya berperan sebagai mediator atau perantara.

Bagaimana jika Pihak Kedua tidak bisa datang ke Cabang BCA? Mungkin karena kondisi kesehatan, kesibukan atau sedang berada di luar negri misalnya?

Jika memungkinkan, Bank BCA akan membantu terlaksananya teleconference antara kedua pihak. Bank BCA akan mengembalikan dana ke rekening pihak pertama setelah kesepakatan tercapai. Semua percekapan akan di rekam sebagai barang bukti elektronik.

ATAU

Pihak Pertama bisa meminta Bank BCA untuk menarik pelaporan pemblokiran, dan Bank BCA meminta Pihak Kedua untuk melakukan transfer  ke nomer rekening Pihak Pertama. Disini dibutuhkan niat baik dari Pihak Kedua. Tidak ada sanksi hukum jika Pihak Kedua tidak mengembalikan dana tersebut.


Informasi ini di dapatkan dari CS Bank BCA Cabang Sunda Mall Bandung (Ibu Lilis)

Thursday, May 15, 2014

Dasterpreneur

“Asrita kerja dimana sekarang?”
Pertanyaan ini sering di tanyakan teman-teman. Bahkan tetangga  juga penasaran, ngapain sih ibu ini gk pernah keluar-keluar rumah berhari-hari.

Untuk teman-teman lama, pasti sudah tau saya seorang computer programmer. Terakhir bekerja di sebuah perusahaan multinasional sebagai Senior System Analyst. Sampai sekarang masih sering ‘debug dan ngoding’. 
Hanya saja, pekerjaan dilakukan dari rumah dan hanya beberapa hari dalam sebulan ‘setoran’ ke pusat.

Selain ngoding, saya juga main saham kecil-kecilan. Tidak agresif. Jual beli berdasarkan tehnikal analysis. 

Sangking sering nya gak keluar rumah dan asik sendiri di depan computer, teman saya Jaya Setiabudhi, founder nya yukbisnis memberikan istilah “Dasterpreneur”. Walaupun saya gk punya daster satu pun lho ya. Istilah ini di berikan kepada kami, para ibu-ibu yang berkarya dari rumah.

Gak harus expert computer kok untuk jadi dasterpreneur.  Banyak kerjaan yang menghasilkan uang (yang cukup menggiurkan jumlahnya) dengan bekerja dari rumah. Asik kan?

Ada beberapa pilihan kerja dari laptop di rumah sendiri. Selain menjadi programmer, trader, writer, online consoler  dan jualan on-line, menjadi affiliate marketer juga pantas di pertimbangkan.

Apa sih affiliate marketer itu? Affiliate marketer adalah orang yang menerima komisi karena menuntun orang lain datang ke sebuah halaman web dan orang tersebut bertransaksi bisa dengan mengclick sebuah link, atau membeli sebuah produk/jasa.
  
Affiliate marketer tidak perlu bertransaksi, tidak perlu stok barang, tidak perlu berurusan dengan return barang, dan tidak mengurusi ketersediaan barang. Tugas nya hanya satu: mendatangkan traffic (pengunjung) ke sebuah halaman web. Jika pengunjung memutuskan membeli, si affiliate marketer mendapat fee.

Gampang?

Tidak ada pekerjaan yang benar-benar gampang atau benar-benar susah. Semua tergantung dari cara pandang dan usaha kita.

Bagaimana memulainya? Well, Jaya Setiabudhi jeli sekali menangkap peluang ini. Dengan tutor seorang expert di bidang on-line marketing, dia mengadakan short course yang isinya sangat berguna untuk para pemula. Peserta di berikan pengetahuan tentang on-line marketing,dibimbing dan di damping untuk menjadi seorang marketer handal.  

Waktu pelaksanaan, materi dan detail-detail lainnya silahkan lihat disini masih ada waktu kalo mau daftar. 
Enak banget kerja di rumah sendiri...








Wednesday, September 25, 2013

MAMA

Didunia ini, ada satu wanita yang bener-benar percaya pada ku.

MAMA

Ketika masih di TK, mama membebaskan ku untuk mengeksplorasi sekitaran rumah ku di Kalimantan, hanya di temani anjingku. Pulang jangan sore-sore, begitu pesannya selalu.

Kamu bisa membaca. Begitu kata Mama waktu penerimaan raport pertama di SD. Raport ku kebakaran karena aku sama sekali tidak mau belajar membaca. Kepercayaan mama mengantarkan kami berdua naik panggung pada saat kenaikan kelas. Aku rangking 1.

Kelas 4 SD, mama percaya kalo aku bisa di 'lepas' di dapur menggunakan peralatan masak nya
Mikser yang waktu itu barang mewah, dipinjamkan padaku tanpa pertanyaan..Keinginan ku untuk bisa membuat cake berbekal potongan resep dari majalah Femina di tanggapi nya dengan sungguh-sungguh.
Padahal waktu itu aku sangat tomboy dan clumsy. Cake marmer pertamaku cantik dan wangi.

Umur ku baru 15 tahun ketika mama dengan yakin mengantarkan ku ke Bandung untuk menuntut ilmu. Kos di rumah orang, mengatur keuangan sendiri, belajar mandiri. Mama begitu percaya kalo anak perempuannya gk bakal 'macam-macam'.

Aku selalu bersyukur karena mama percaya padaku..bahkan di saat aku sendiri gk yakin pada diriku


Selamat ulang tahun Ma,

dan

Thank you for everything I AM NOT







Sunday, July 14, 2013

BERIKAN YANG TERBAIK


Ada sekaleng minyak goreng bekas di dapur kakak ku. Pembantunya sengaja mengumpulkan minyak goreng sisa atas perintah ibu mertua. Minyak goreng itu akan beliau berikan pada tukang bersih-bersih kompleks. Keluarga ini tidak menggunakan minyak bekas, dengan alasan kesehatan.

Kalo gitu, kenapa minyak nya di kasihkan orang lain? Tukang bersih-bersih juga orang kan?

Sukurlah sekarang (setahu ku) sudah tidak ada lagi aktifitas ngumpulin minyak sisa. Mereka memberikan minyak goreng baru untuk Tukang bersih-bersih.

Beberapa hari lalu di mailing list masak memasak yang aku ikuti juga membahas “kue kering untuk sopir-pembantu-satpam”. Dalam rangka menekan harga, bahan yang di gunakan untuk membuat kue di turunkan kualitasnya. Bahkan agar harga jual bisa sangat murah, digunakan bahan-bahan pengganti yang "lo gk bakal mau makan deh". Toh kue kering itu hanya untuk charity, amal, bagi2 in ke orang lain.

Tentu saja hal ini menuai protes dari member yang lain. Apa benar memberi ke orang-orang “bawahan” cukup dengan apa-apa yang kualitasnya di bawah apa yang biasa kita makan atau pakai? Atau kasih saja apa yang kita sudah tidak mau dengan alasan sayang kalau di buang.

Pilihan ada di tangan kita.