• Travel the world

    If we ask HIM, God will answer...just be patient

  • Having fun while do the travelling

    It doesnt matter how many places I've visit or how many pictures I've taken, as long as my boys here with me

  • Explore my country

    Bring along your roler blade, and have fun

  • Precious moment

    This boy show me how importand I am

Friday, April 19, 2013

SAMSON, Cinta Tak Bersyarat

Namanya Samson
Tentu saja itu hanya julukan. Aku tidak pernah tau siapa nama aslinya. Yang ku tau, para orang tua melarang anak-anak bergaul dengan Samson. Wajar saja, Samson terkenal sebagai anak nakal.

Perkenalanku -kalau memang itu bisa di katakan perkenalan – unik dan khas anak-anak. Sebagai anak yang baru pindah dari pedalaman Kalimantan, tinggal di perkampungan nelayan di tepi pantai melahirkan sensasi dan tantangan tersendiri.

Seorang anak laki-laki berkulit hitam legam dan tinggi di atas rata-rata, suatu hari melemparkan cacing gendut ke arah kami. Teman-teman ku otomatis berlari menjauh sambil berteriak-teriak. Di tempat ku berasal, ular segede kaki orang dewasa sudah jamak. Cacing segede itu sama sekali gk nakutin.

Dengan sok pede, aku memegang cacing laut yang menggeliat-geliat dan mengembalikannya pada si pelempar. “Mancing yuk, pake umpan ini”

Mungkin terpesona oleh keramahan ku terhadap si cacing, atau ajakan ku untuk memancing, si anak hitam keriting itu sesumbar kalau dia punya spot memancing paling top di Tanjung. Tempat yang berhantu!

Begitulah semua di mulai.

Kami sering memancing bersama, mencari buah bakau untuk katapel, atau mencari cancing umpan memancing yang hidup di lumpur di tepi pantai.

Lalu, suatu hari aku melihat orang-orang kampung mendatangi rumah Samson. Setahu ku Samson hanya tinggal dengan ibu dan nenek nya yang sudah renta.

Ibunya di kata-katai oleh penduduk kampung sebagai “perempuan tidak benar”

Ibunya berteriak-teriak membela diri, di timpali dengan dampratan orang kampung, tangisan neneknya, dan Samson terjepit di tengah-tengah.

Aku melihat Samson lari keluar rumahnya.

Dia lari dengan kecepatan angin.

Tidak mungkin terkejar oleh ku jika aku tidak tau kemana arah nya.

Aku mampir ke rumah untuk mengambil kail dan persediaan umpan ku. Lalu mencari nya,melalui hutan bakau untuk ke tanjung paling ujung, tempat kami biasa memancing.

Dia ada di sana.

Menangis seperti gila.

Belum pernah ku lihat orang menangis seperti itu sebelumnya. Seperti ada sesuatu yang berharga dirampas paksa darinya.

Aku duduk agak jauh, sambil memancing.

Berjam-jam, akhirnya tangisnya mereda.

Kulihat hasil pancingan ku, cukup banyak. Rupanya tangisan Samson bisa mendatangkan keingin tahuan banyak ikan untuk datang menonton sambil ngerumpiin Samson, yang akhirnya ikan-ikan itu berakhir di mata pancing ku. Lesson learnt, jangan pernah menjadikan kesedihan seseorang sebagai bahan rumpian kalo gk mau berakhir menjadi ikan goreng garing!!

Tadinya, aku kasihan padanya.

Karena dosa ibunya, dia harus menanggung malu.

Tapi yang keluar dari mulutnya setelah itu, membuatku tak bisa tidur malam nya.

Dengan terpatah-patah Samson menceritakan ibunya.

Mereka hanya bertiga. Neneknya yang sudah sangat tua, ibunya dan dia.

Ibunya melakukan apa saja agar mereka bisa makan, agar Samson bisa sekolah dan agar pondok reot tempat mereka tinggal tidak terlalu bocor.

Ibunya sangat sayang padanya dan nenek.

Memberikan jatah nasinya untuk Samson yang selalu kelaparan, memberinya sekeping uang untuk jajan es serut dan membelikannya sepatu Shanghai untuk sekolah. Walaupun itu artinya harus bekerja sebagai waiters di salah satu night club.

Dia sering mendengar ibunya menjadi bahan olok-olok laki-laki dewasa di kedai kopi, gunjingan ibu-ibu di kampung, juga ejekan anak2.

Ternyata Samson bukan menangis karena malu pada orang-orang kampung.

Dia sedih karena tidak bisa membela ibunya.

Hatinya luka karena hinaan orang-orang pada ibu yang di kasihinya.

Dan untuk seorang Samson, dia hancur melihat air mata mengalir dari mata wanita yang dia cintai dengan sepenuh jiwa .. Ibunya.

Di usia ku yang masih sangat belia, aku di paparkan pada cinta tulus seorang anak. Pada kesungguhannya untuk tetap mencintai ibunya, tampa pamrih. Pada janjinya untuk membesar dengan cepat agar ibunya tidak perlu bekerja lagi.

Tidak lama setelah kejadian itu, keluarga ku pindah dari kampung itu. Kudengar keluarganya juga pindah dari sana.

Aku tak pernah lagi mendengar tentang Samson.

Perasaan tulus yang dia bagi padaku hari itu menemaniku..sampai hari ini.

Monday, April 15, 2013

It Makes You Human

Teman ku bercerita tentang ayah dan ibunya. Buat ku, ayah-ibunya adalah contoh sempurna dari orang-orang yang bertanggung jawab atas hidup mereka. Dimataku, si ayah adalah pria sejati yang begitu mencintai keluarga nya dengan cara-cara sederhana. Dan si ibu adalah istri yang memilih untuk menjadi pendamping tanpa embel2 gelar lain. Mereka hidup dalam kesederhanaan. Bukan karena uang..well, dengan jabatannya sebagai orang pertama di salah satu institusi militer Indonesia, mestinya tidak ada masalah dengan itu.

Lalu..cerita itu..

Bagaimana si ayah telah melakukan kesalahan yang hampir menghancurkan keluarga. Lalu si Ibu yang dengan tekun bermunajat pada sang Khalik. Dengan kekuatannya sebagai wanita, si Ibu meredam semua derita, menjadi penawar segala duka. Menyimpan tangis hanya untuk dirinya. Dan menceritakan segala pedih hanya pada Nya.

Ketika Ibu hampir menyerah, Alloh mengabulkan semua doa-doanya.

Sang ayah dengan kesatria mengakui khilaf nya, meminta maaf, bertobat dengan sebenar-benar tobat. Dia tidak mengucapkan janji, tapi yang dia lakukan kemudian menunjukkan betapa besar keinginannya untuk diberikan kesempatan. Si perwira tinggi militer itu memohon..

Rahasia keluarga yang di ceritakan padaku, terima kasih teman, membuat ku semakin yakin..bahwa..sekuat apapun, sehebat apapun, we are just human.

Setiap kejadian, hanya menegaskan satu hal..kita mahluknya, and we make mistakes.

And in God's hands, we will, I will never broken.




Wednesday, April 10, 2013

You Make My World So Colorfull - DS

Daniel Sahuleka...penyanyi sentimental asal Semarang Membawa ingatan ke jaman dulu...
Dimana konsekwensi segala tindakan sama sekali tidak terpikirkan :)
Ketika pilihan dipilih hanya karena keinginan sesaat
Saat waktu terasa lembut mengalir, tanpa terburu-buru  

Dulu itu, jalan puluhan kilo hanya untuk melihat matahari terbit adalah sesuatu yang berharga Menyandang gitar dan berbekal berbungkus supermie Lalu melompat kegirangan ketika tiba di puncak gunung yang super dingin  
Bukannya sekarang menjadi tak berharga..justru semakin tak terbayar..
Jangankan puluhan kilo, keliling lapangan Saparua saja bisa bikin napas ngos2an dan kaki bergetar ;)  

Aku gk hapal liriks nya..
Kira2 sih seperti di bawah ini..
Aku pilih 2 lagu deh..bukan yang terpopuler..tp yang kesannya paling dalam

Enjoy..  


You make my world so colorful

Morning sunshine's in our room
Now that room is back in tune
Autumn start this day with a smile

And laugh at my beautiful love one
Who's lying beside me
You so far away in your sleep
Who can tell what dream you may dream
You don't know that I was drawing
With my finger on your sweet young face
Vague as a meaning words

You make my world so colorful
I've never had it so good
My love I thank you for all the love
You gave to me

Like a summer breeze so soft
Like a rose you bring me near
And I kiss your lips so sweet
Soft like the rain and gentle as
The morning dew in may

Though they said that I was wrong
But thank god my will so strong
I got you in the palm of my hand
Everyday they try to put me on
But I laugh at those who tried to hurt our love

Hey, it's good to see you back again

Hey, it's good to see you back again
I was wondering where you've been
If its in the long time ago, I don't know
Seem to me, it's yesterday

Hey, you know you haven't changed so much
You know this moment really touches
My inner soul aparted will always felt for you
That's why my heart is stuck on you

Eversince I know you're name
Till now nobody can explain with words
The magic of another kind of happiness
You have saved me from my loneliness

Oh .. I miss you so

Hope you can stay a little longer
To be together once again
Hope you'll stay a little longer
But I don't know how much time
You got left

Hey it's good to see you back again
Only time knows where and when
And always stay in mysteri to once

But now it brings us here after years

Hey, I'm sure there is a lot to tell
I can see  you're doing well
The words I have in mind
Which can't be spoken
Make me reckless, hopeless

Monday, April 01, 2013

Kursi Berduri

Dirumah ada kursi berduri..

Kursi Kha

Kha duduk di kursi ini -dengan sukarela atau dengan paksaan- hanya jika Kha berbuat yang tidak semestinya.

Sebenarnya, bukan benar-benar kursi yang ada duri-durinya. Karena duduk di kursi ini amat sangat tidak nyaman, kursi ini di namain "Kursi Berduri"

Biasanya, Kha akan menangis keras kalau bunda maksa duduk di kursi ini.
Dia akan berdiri lagi, dan berdiri lagi
Bunda akan mendudukannya lagi, dan mendudukannya lagi
Pernah posesi berdiri dan duduk ini (disertai tangis keras jejeritan, kaya anak baru di suntik sunat) berlangsung hampir 30 menit.
Dua-duanya (Kha dan Bunda) bertahan dengan kemauan masing-masing
Akhirnya, karena Bunda lebih persistent, atau mungkin Kha juga akhirnya cape duduk-berdiri-nangis, Kha duduk di kursi berduri, 5 menit, tanpa nangis kejer, hanya terisak-isak.

Kenapa harus ada kursi berduri?
Harapan bunda sih biar Kha ngerti, kalo ada beberapa kelakuan yang tidak boleh di lakukan, dan akan ada konsekwensi untk prilaku yang tidak pantas.
Selain itu, bunda juga terlalu lelah untuk ber-argumen, apalagi kalau Kha ngeyel, bunda bisa keluar taring, tanduk dan ekor.
Mending bunda berkata baik-baik dengan tegas dan aura khas ibu-ibu lagi bete "Kha, sekarang duduk di kursi berduri 5 menit"
Tanpa emosi
Tanpa marah-marah
Gk perlu ngomel..
Simple

Setelah itu, biasanya Kha tenang, dan bisa di ajak ngomong baik-baik
Tapi Kha sering banget keras kepala, gk mau kompromi walaupun sudah duduk di kursi berduri.
Kalau sudah begitu, bunda akan berfikir keras, what to do next.
Biasanya sih dengan mengurangi/membatasi akses Kha ke mainan pav nya
Percayalah, tarik ulurnya kadang lebih sulit dari define user requirement di kantor 

Entah apa akhirnya, tergantung mood Kha, nasib bunda, dan menu snack hari itu, setiap hari di tutup dengan sikat gigi, mendongeng, baca doa tidur, dan kelonan.
Kha dan Bunda selalu bersama, betapa pun sulitnya hari yang kami lalui

Saturday, March 02, 2013

SOLMET

Temen ku, Ebert Tobing, suatu hari dulu pernah bertanya..apakah aku percaya pada soulmete, belahan jiwa.
Tentu saja aku percaya, dan menurutku, tidak semua orang bertemu dangan soulmete-nya, atau tidak semua orang diberi keistimewaan hidup berdekatan dengan soulmete nya.
Bahkan sebagian orang yakin jika soulmete bisa saja diciptakan dengan kedekatan seperti lembaga perkawinan.

Soulmete is a person with whom you have an immediate connection the moment you meet -- a connection so strong that you are drawn to them in a way you have never experienced before. As this connection develops over time, you experience a love so deep, strong and complex, that you begin to doubt that you have ever truly loved anyone prior. Your soulmate understands and connects with you in every way and on every level, which brings a sense of peace, calmness and happiness when you are around them. And when you are not around them, you are all that much more aware of the harshness of life, and how bonding with another person in this way is the most significant and satisfying thing you will experience in your lifetime. You are also all that much aware of the beauty in life, because you have been given a great gift and will always be thankful.-urbandictionary


Beruntunglah Cinderala, yang bisa menemukan soulmetenya, dan pangeran yang langsung sadar bahwa she is the one, hanya dengan menyentuh tangannya - Cinderela

Berbahagia Noah dan Allie yang bersama sampai akhir, bahkan penyakit jahat seperti parkinson pun tidak bisa menghalangi Allie untuk tetap kembali.- The Notebook

 

Tapi bagaimana mereka yang tidak bisa bersatu dengan soulmete nya? Apakah dengan sadar memilih orang lain dan berusaha hidup dengan nya adalah suatu pilihan terbaik? Bukankah jika kenangan menjadi fantasi yang membelenggu emosi, hidup hanya berupa keindahan semu?

Atau seperti Severus Snape?
Melalui hari dengan penyesalan mendalam..sepanjang hidupnya?



“But this is touching, Severus,” said Dumbledore seriously. “Have you grown to care for the boy, after all?”


“For him?” shouted Snape. “Expecto Patronum!”

From the tip of his wand burst the silver doe. She landed on the office floor, bounded once across the office, and soared out of the window. Dumbledore watched her fly away, and as her silvery glow faded he turned back to Snape, and his eyes were full of tears.


“After all this time?”


“Always,” said Snape.

― J.K. Rowling, Harry Potter and the Deathly Hallows

Tuesday, September 04, 2012

Dealing With ABG

Punya anak ABG tuh gk gampang, apalagi di kondisi gk ideal. Kondisi yang ideal (menurut ku) ada orang tua lengkap (ayah-ibu) yang se-ide, saling mendukung, dengan tiada masalah financial, bertempat tinggal di lingkungan yang aman, nyaman, serta di dukung keluarga besar/kerabat yang solid.

Satu saja dari kondisi di atas gk terpenuhi..trust me, perjuangannya lebih berat.

And here I am, dengan kondisi yang (menurut ku) jauh banget dari ideal, dan harus dealing dengan 2 ABG.

Cape badan; selalu menetapkan aturan, menghabiskan energy kalo aturan tersebut di langgar, belum lagi kalo ternyata aturan yang kita (gw) tetapkan bertentangan dengan kebiasaan keluarga besar. Pernah liat badut juggling? Itu lho, badut yang lempar2 bola berwarna-warni di tangannya. Semakin banyak bola yang di lempar2 kan, semakin menyita resource. Itu yang aku rasain..

Being a bad guy; apalagi ada orang yang memanfaatkan kondisi untuk jadi good guy di depan anak2 ku(najeesss deh!). Menegakkan disiplin emang gk gratis.

Akhirnya aku cape. Cape, bukan menyerah. InsyaAlloh sampai penghabisan seorang ibu gk akan pernah menyerah..benar kan ibu2.

Then I sit and have a deep thinking

Aku gk bisa(atau kalaupun mungkin akan sangat menyita resources) untuk merubah kondisi2 non ideal menjadi ideal.

Energy, waktu, financial ku cuman segini2 nya..menambah beban seperti badut juggling yg di tambahin bola baru..pasti ada point he will failed..bola2 nya akan berantakan.

Yang paling mungkin aku lakukan adalah berunding dengan anak2 ku yang pada dasarnya anak baik2.

Nak, bunda maklum kalo kalian kadang2 bingung dengan diri kalian sendiri. Ini semua memang harus kita lalui. Sebelumnya bunda belum pernah punya anak ABG, dan kalian juga belum pernah jadi ABG. Jadi kita sama-sama belajar.

Kalian belajar untuk menjadi lebih dewasa, bunda belajar untuk menerima kenyataan bahwa kalian sedang dalam proses untuk menjadi dewasa

(tentu saja kalimatnya gk seperti itu..tp kira2 begitu lah intinya)

Yang aku ingin mereka mengerti bahwa apapun yang kulakukan, selalu di dasari niat baik agar mereka bisa lebih mandiri, gk bergantung pada orang lain, dan punya harga diri.

Dan aku juga harus selalu sadar, semua kesalahan yang mreka lakukan adalah proses pendewasaan.

Jalan masih panjang..



Thursday, August 23, 2012

Take It for Granted

Where were these peoples when he’s a live?”
Begitu pertanyaan yang dilontarkan salah satu bodyguard Michael Jackson pada salah satu wawancara televisi pasca meninggalnya sang bintang.

Fans yang berjubel, menangis di depan rumah almarhum, meninggalkan banyak karangan bunga, pesan, bingkisan..dimana mereka saat sang bintang diberitakan depresi, terbelit hutang, bangkrut?

Mungkin saja, mereka yang menangis tersedu ini adalah orang yang mentertawakan Michael saat Michael tertangkap salah kostum di Dubai. Mungkin mereka orang yang menghujat Michael ketika kasus pelecehan seksual terhadap anak mencuat . Lalu, kenapa harus merasa begitu kehilangan saat sang bintang meninggal?

Waktu opa (papa ku) meninggal, aku sempat bingung. Ada perasaan yang selama ini tidak pernah aku rasakan, dan sampai sekarang pun tidak bisa di definisikan. Mungkin teman-teman yang sudah kehilangan orang tua juga merasakan rasa yang sama. Ada perasaan bingung tak terkira, bercampur rasa tidak percaya kalau hal ini (ditinggal mati papa) terjadi padaku, juga perasaan marah karena kepergiannya yang tanpa ‘persiapan’ sebelumnya. Entah bercampur rasa apalagi, hasilnya seperti yang aku bilang di awal, tidak terdefinisikan.
Perasaan ini mengingatkan bahwa aku sering mengabaikan hal-hal baik yang terjadi pada keseharian ku. Pikiran “sudah seharusnya begitu” mengalahkan “ini adalah karunia”

Pelukan hangat ketika kita butuh di peluk..sudah seharusnya begitu
Sarapan pagi yang menanti.. sudah seharusnya begitu
Rumah yang bersih .. sudah seharusnya begitu
Semua tagihan yang terbayar tanpa denda .. sudah seharusnya begitu
Seseorang yang ada dirumah ketika kita pulang....sudah seharusnya begitu
Telpon dari teman, sahabat, saudara yang menanyakan kabar atau sekedar say hai.. sudah seharusnya begitu

Sesuatu yang selalu ada, biasanya tidak dihargai karena kita berasumsi memang sudah seharusnya begitu.  Dan ketika yang ”sudah seharusnya begitu” tiba-tiba tidak lagi tersedia..ada rasa kehilangan, penyesalan, kesadaran yang sudah sangat terlambat

Thursday, July 26, 2012

Selamat Berpuasa

Gak terasa, sudah puasa lagi. Alhamdulilah ya Rabb, dipertemukan lagi dengan Ramadhan, dalam kondisi yang insyaAllah sanggup untuk berpuasa. Opa, papaku, tahun ini sudah tidak lagi mendapat berkah ramadhan. Dan nanti, lebaran akan terasa berbeda :( Untuk yang menjalankan ibadah puasa, semoga kita termasuk orang-orang yang beruntung, amin.

Monday, April 16, 2012

MAAF

Gini nih kalo punya blog tapi gk pernah di beresin, gk diliat apalagi di isi :( Ternyata banyak komentar temen2 yang dari tahun 2007 gk ke-publish..duh..parah banget sih.
Maaf ya..aku gk bertanggung jawab banget :(

Terima kasih sudah berkunjung..
ternyata dari banyak nya spam, ada beberapa komentar temen2 yg gk aku liat..maaf sekali lagi

Gak brani janji apa2..tp paling enggak ini jadi wake up call untuk ku..untuk lebih care.

Terima kasih..terima kasih untuk komentar2 nya..

Friday, March 02, 2012

Be as you wish

Acara seperti American Idol, So You Think You Can Dance, You Got talent, Master Chef, yang mencari bakat-bakat terpendam, menampilkan personal-personal yang punya kecintaan lebih terhadap bidang yang mereka sukai.

Tidak ada batasan. Sama sekali tidak ada batasan.
Tidak memandang kaya-miskin; Pria-wanita; Well educated-under educated, religion, bule-asian-negro..hal-hal itu sama sekali tidak mempengaruhi

Apakah penyanyi harus memiliki wajah yang cantik jelita, body aduhai?
Apakah syarat menjadi penari adalah tubuh yang sempurna tanpa cacat? Oh ya? Coba google AXIS Dance Company. Disana penari berkursi roda pun bergerak dengan indahnya.
Chef harus sopan, ramah ? Master Chef seri keberapa gitu malah yang super duper nyebelin masuk top two.

Jadi..apa batasannya?

Nothing
Sama sekali gk ada batasannya. Kita yang ngasih batasan. Kita sendiri, terhadap apa yang kita ingin capai.
Mereka, orang-orang diluar itu bisa saja mengatakan apa saja.
Kamu kurang tinggi untuk menjadi model, walaupun wajahmu fotogenic


Bakatmu bukan menggambar, gk peduli betapa keras kamu berlatih

Kamu tidak bisa menulis! Mengarang Liburan Kerumah Nenek saja kamu gk bisa
Diejek, tidak diakui, direndahkan, bahkan dihina..mestinya tidak menjadikan kita patah.
Bangun dan bangun lagi..jangan menyerah dengan mudah..
Jadilah apa yang kamu mau 

Saturday, December 31, 2011

MALAM TAHUN BARU

Tidak ada terompet di malam ini, meski setiap orang bersemangat menyediakan makanan yang lain dari biasanya, suasana malam tahun baru terasa berbeda.

Tidak ada petasan disini, meski asap rokok mengepul tidak pernah pudar. Masing-masing orang giat dengan tugasnya. Tris dengan kompor sekam yang di isi dengan sisa kayu gergaji, Kris dengan ayam yang sempat kabur ketika hendak di sembeleh, si Mbok yang berlari kecil diantara hujan rontok-rontok menyiapkan dandang untuk membersihkan ayam. Tokek yang bersahut-sahutan sebagai MC, dilatari suara angsa, sapi, anjing, dan bocah-bocah kota yang takjub melihat kegiatan tanpa melibatkan teknologi maju seperti disini.

Makan bersama meski tahun belum berganti. Cerita bergulir di iringi tawa ngakak dan saling canda. Semua pekerja kebun beserta keluarganya menikmati malam yang katanya malam tahun baru.Jarang-jarang bisa menyantap ayam sebagai lauk, apalagi ada ikan gurame bakar, jagung, kentang, aneka buah, bahkan ada kiriman oleh-oleh coklat dan kurma dari Belgia dan Belanda.

Begitulah suasana malam pergantian tahun disini, tanpa resolusi, tanpa basa-basi. Esok pagi, tetap harus bangun pagi karena ada sapi yang harus di perah, kebun yang harus di urus, rumput yang harus di babat. Kehidupan terus bergulir
SELAMAT TAHUN BARU 2012

Thursday, January 29, 2009

Turut Berduka Cita…ingat, pilih saya!

Gw punya banyak kebiasaan buruk yang susah dikendalikan, salah satunya saat ngelayat.
Gak tau gimana, gw bisa sedih gk jelas kalo ada teman, kerabat, anak nya teman, tetangga yang meninggal.
Gw bilsa nangis di tempat!
Gk banget kan!
Yang di tinggalin aja gk segitu hebohnya, malah gw yang ‘bukan sapa-sapa’ bisa-bisanya nangis sesenggukan.

Karena kebiasaan buruk ini, gw membatasi diri untuk ngelayat.
Dari pada kejadiaan beberapa tahun lalu terulang lagi..
Waktu itu anak temen kantor ada yang meninggal, usianya persis sama ma Boogie. Tenggelam di sungai depan rumahnya. Wajah tu anak yang dibaringkan di ruang tamu lengkap dengan jas terbawa di setiap mimpi horor gw.
Ato waktu temen kantor gw meninggal karena stroke. Gw hampir pingsan waktu dengerin anak nya nanya 'Papi bobo ya Mi, kok belon bangun". Hari-hari seterusnya perasaan ada yang senyum-senyum setiap kali gw jalan di koridor kantor malem-malem. Ya mo gimana, sebage buruh pabrik kadang2 gw perlu ke kantor malem-malem cuman buwat ngecheck gk ada tikus genit yang maen2 ma data di server.

Kayanya semua kejadian ini bermula waktu gw kehilangan opa dulu banget. Waktu itu si opa yang super jail ngegangguin gw abis-abisan. Tau kan kalo para Menado gaek becanda nya gimana. Bikin gw marah besar..dan tetap marah ketika opa minta maaf. Setelah itu si opa duduk di kursi dan meninggal. Yap! Gitu aja.
Gw nyesel seumur-umur. Gimana-gimanapun, opa temen paling asik diajak ngobrolin lagu, musik, sambil sembunyi-sembunyi minum cap tikus ato anggur cap orang tua..huehehe..kata opa sih untuk kesehatan..ajaran sesat emang.

Kejadian minggu lalu memaksa gw melanggar sumpah gw untuk gk pernah lagi ngelayat.
Yang meninggal tetangga gw. Cuman beda beberapa gang.
Gw memaksa pergi, biarpun dekat..gw naek mobil. Just in case gw kesambet rasa sedih, gw bisa ngumpet di mobil. Tapi akhirnya gw gk turun-turun dari mobil…

Gw gk bisa berenti ketawa setelah ngebaca salah satu karangan bunga super-duper gede, tergede dari semua karangan bunga yang ada di sono.
Isinya “Turut berduka Cita atas bla bla bla..dari FULAN bla bla bla…”
Dibawahnya ada tulisan super gede, ngalahin tulisan turut berduka cita itu “INGAT! PILIH SAYA NOMER XX - TTD FULAN Caleg DPRD Dari Partai XXX” (dengan warna yang mencolok) trus ada slogan-slogan yang gk sempet gw inget. Semua dalam font besar, warna-warni plus gambar.

Tu karangan bunga bikin semua calon sedu-sedan gw berubah jadi ketawa geli sampe pengen pipis.

Duh maaf deh pak tetangga..dari pada gw ketawa-ketawa sampe terguncang-guncang di depan keranda bapak, mending gw pulang aja deh.
Tolong di datengin tuh orang yang ngirim karangan bunga…salam trima kasih dari gw.

Tuesday, January 20, 2009

Menggendut Dengan Cepat...huehehehe

WHAAATTT??? Seumuran gini????Bunting lagi????
Tentu aja ini reaksi berlebihan temen2 gw waktu ketemuan kmaren di Bandung dalam rangka reuni SMA.
Setelah ber belas tahun gw gk pernah sempet ikutan reuni, baru kali ini deh ketemuan lagi ma temen2 seangkatan.
Dan gw datang dalam keadaan hamil..blon gede2 amat..tp dah kliatan J

Sebenarnya gw jg gk nyangka kalo bisa hamil lagi..in my age githo lho..
Gk kebayang punya bayi lagi, berurusan ma pembokat yang bikin cape hate, imunisasi, pempers..huehehe..
Ini namanya rejeki..setelah bertahun-tahun gk ber-kontrasepsi, akhirnya ada lagi nih mahluk kecil.

Gk ada perubahan berarti..secara gw klu hamil kebo abis. Gk pake mabuk, muntah, mual. Cuman berasa aja skarang lebih cepet cape. Berhubung gk tau lagi hamil, sempat tetap ber sepeda ke kantor di awal kehamilan.
Travelling jalan terusss, kerjaan biasa aja gk ada perubahan loading, makan tambah enak..berat badan EGP! Huehehehe..

Lagi blajar lagi..
Mempersiapkan diri lagi..

Bayi gitu lho..

Mukjizat banget..

Gilang dan Boogie dah nyiapin nama.
Dari beberapa kandidat nama, di pilihkan Kaysan Rehansage Muhammad Farhan.
Gw masem2 aja..masa nyiapinnya cuman nama cowo seeehhh…
Yakin bener ya kalo yang satu ini bakal cowo lageee…

Wednesday, November 19, 2008

Reunian

Jangan pernah ngajakin anak untuk reuini bareng temen-temen masa muda.
Apalagi reunian ama temen-temen yang tingkat kewarasannya bisa berkurang jauh ketika berkumpul dengan sesamanya.

Ketika aturan ini di langgaar...
A ke B ”Lo kok belon kawin juga si say...jadi istri kedua gw mau? Dari pada keburu manapouse”
Anak ”Bun, manapouse itu apa?”
Bunda..mikir bentar, soale gw selalu ngejelasin sesuatu dengan ’jujur’
C dengan sok tau langsung nyamber “Itu kaya makanan yang dah expired…gk enak di makan lagi”
Dengan polosnya ”Beracun ya om..masa tante beracun sih”

Atau waktu...
Gw gk nyangka ya si E bisa jadi CEO..padahal dulu kalo matematika kabur terus bareng kita ya Ta!
Anak ”Bunda emang dulu sering kabur ya?”

Sebelon ada yang nyamber ngejawab..mending anak-anak lo di jauhkan dari acara-acara reunian begini.

Monday, November 17, 2008

Winners take all

Barack Obama made history, he was elected as first black president and the 44th president of the United States.

For the first time he won over Hillary, I keept track on him. I listened to his concession speech. Sometimes his decision made a little ‘wow’ inside me.
Although some of them absolutely not my preference, for sure.

He made me wondering when he choose Joe Biden for his running mate while Hillary already said she will stood beside him.
Quick count..if he chooses her, he definitely will get her voters too, right? But Joe Biden..?

I searched Joe Biden over the internet and surprised about who is he. Senator Joseph R Biden Jr. has broad knowledge, his committee chairmanship and his longtime membership in the most exclusive debating club in the nation..He what Obama needs to complete him!
Not to mention he just at age 29 while first elected to the US Senate from Delaware. He has experienced personal tragedy (I cried while red his story) and a near-fatal illness. But he has faith in God. These tragedies made him stronger, and became a better man. That’s what I red.

And when the time comes..
Obama win!
I (again) hear his detail winning speech, but what turns me to chill is what Jhon McCain said while giving concessions speech to supporters in Phoenix.
He is the man!
He opened his speech by saying “My friends, we have come to the end of a long journey”
He congratulate Obama by saying “Senator Obama has achieved a great thing for himself and for his country. I applaud him for it and offer in my sincere sympathy that his beloved grandmother did not live to see this day”
For his supporter, he said “It’s natural tonight to feel some disappointment, but tomorrow we must move beyond it and work together to get our country moving again. And thought we fell short, the failure is mine, not yours”

What a man!
His gratitude, his quality is what my nation need!

Winners take all.
And Mr. McCain willing to give what ever it takes to the winner! No hurt feeling (at least in front of his supporters), no tricky speech, a gentleman aura.

You all show me the truly meaning of WIN and LOOSE.

Thursday, November 13, 2008

Seribu Candi..gak dink..Seribu Kotak Kue

Ini satu lagi cerita kluarga gw as a team. Critanya ada acara penerangan pajak untuk wajib pajak se Batam. Gw sih gk ngerti isinya apa, cuman denger dari panitia..yang diundang perusahaan seBatam gitu. Berhubung ini acaranya pemerintahan, dana yang tersedia terbatas banget..termasuk buwat konsumsi.

Thanks to my dearest friend Indra yang sounding gw ke panitia. Dulu gw pernah nyiapain snack untuk acaranya Indra bareng Safir Senduk (spell?)..en salah satu peserta nya ( yg jadi panitia di acara pajak skarang ini) suka ma kue gw…seneng nya.

Selalu ada tantangan di setiap kesempatan..
Tantangan pertama...order dateng hari Sabtu tanggal 8 November untuk hari Rabu tanggal 12 November..mepet bangeeet.
Minta kue 4 jenis dalam 1 kotak..jenis nya Risol, Lemper, Cake potong dan Pukis...dan minta seribu kotak..OMG.
Berhubung acaranya pagi banget..si kotak2 ini dah nangkring di lokasi acara sekitar jam 8 pagi..

Puter otak..

Gw gk bisa cuti mendadak gini..
Tempat acara ma rumah cuman sepenanak nasi, artinya bolak-balik saat delivery no problem..
Jenis kue-kuenya dah familiar...
Bikin list temen, kenalan, sodara yang bisa di mintain bantuan...
Dana minim..tapi masih bisa, walau keuntungan tipis..tp ini peluang..buwat ngenalin Loyang (merek dagang gw).

Persiapan
Bagusnya..bikin kue itu bisa di cicil.
Contoh risoles..kulitnya bisa di bikin dari hari senen pagi, senen siang bikin isinya..langsung di isi, panir, masukin frezer.
Cake potong di bikin senen sore, di cicil aja..bungkus rapat plastik,masukin kulkas, ntar bisa di panggang lagi sebentar kalo perlu.
Isi lemper dan lemper nya bisa di bikin malam sebelum hari H
Kotak kue yang segunung itu mulai di lipat dan di bentuk sejak hari Senen..tx to my dear boys yang banyak banget bantuin ngelipat kotak..muach muach..
Bagusnya lagi..gw punya temen baek yang bisa di mintain tolong bantuin bikin kuwe..

Hari Selasa sore tenaga bantuan berdatangan..

Hasilnya sampe jam 12 lebih kita nyiapin semua...
Mulai lagi hari Rabu pagi-pagi sebelon jam 4...
Jam 5 teng mulai packing...
Jam 7 pagi mulai pengiriman batch pertama…
Jam 8 teng pengiriman batch terakhir…

Gw masuk kantor jam 9

Semua orang Happy

Makasih banget buwat Kokoh di Yestumi..yang bersedia nungguin gw pulang kantor buwat ngambil pesanan bahan..padahal tokonya dah tutup.
Makasih buwat Helni..what am I without you..
Buwat kluarga gw..we are a great team, always.
Adek bayi kecil yang gk pernah rewel…
Huaha..kok kaya penerimaan oscar yaaaa…

Intinya sih..
Jangan nolak order karena hal-hal gk jelas..tabahkan hatimu....huahahahaha…
Dibalik kesulitan pasti ada kemudahan daaan..kesulitan berikutnya...daaann kemudahan yg lebih berikutnya..huehehe

Tuesday, November 11, 2008

Susu

Anak-anak gw nih emang beda banget deh.
Gilang mesti gw stop minum susunya..sementara Boogie mesti gw suruh-rayu-paksa cuman buwat ngabisin segelas susu.
Si mas tuh bisa ngehabisin susu 1 liter langsung dari kotak nya hanya dalam sekali minum.
Setelah itu kekenyangan dan gk mau makan.

Dialog ’minum susu’ ini hampir setiap hari terjadi di rumah gw.
Mulai dari pagi..gw mesti ngingetin Gilang untuk hanya minum 1 gelas susu, dan merayu-maksa-memelas ke Boogie untuk ngebisin susunya.
Gw mesti jg mratiin kalo susu Boogie gk di minum Gilang dan sarapan Gilang gk di abisin adeknya.

Sore gw mesti nelpon ke rumah, skali lagi ngingetin hal yang sama

Malem, gw biasanya udah terlalu cape..

Dialog terakhir ma Boogie tadi pagi
’Dek, minum susu ya. Kalsium nya banyak tuh. Klo gk minum susu ntar bantet lho’
’Bunda, ati-ati kalo ngomong..ucapan orang tua itu doa’
’O..kalo gitu plis minum susu ya dek’
’Makasih bun, adek udah bikin teh..sayang nih segelas kalo gak di minum’
’Bunda aja deh yang minum teh nya..’
’Kalo bunda mau teh bikin sendiri donk bun’
Cape deh...

Tuesday, October 07, 2008

Cuti

Suatu sore sepulang kerja, gw ngasih pengumuman penting ke anak-anak.
Karena selama ini gw gk pernah nemenin mreka blajar secara full time pada saat ujian..maka kali ini gw sukses mengajukan cuti khusus untuk itu.
Yap bener..
Cuti gw yang tinggal seiprit gw ambil buwat nemanin mreka blajar selama UTS ntar. Gw janji gk ngapa-ngapain, gk kemana-mana, fokus nemenin doank. Bikinin soal latihan, sambil nemenin blajar seharian selama UTS.

Gilang dengan sopan bilang ’Makasih ya bun’

Boogie diem, cemberut.

”Bun, please deh..gk usah cuti”
“HAH??!”
“Adek gk kebayang ada bunda di rumah setiap hari. Berarti adek harus belajar setiap hari..adek gk sanggup. Adek bisa setres bun..batalin ajalah cutinyaaaa”

Saturday, September 27, 2008

Kunci Zuhud

Ketemu mba Ven (Rekaveny) di masjid..
Gw di kasih print-print an berikut...dalem banget



Kunci Zuhud


Aku tahu, rizki ku tak mungkin
di ambil orang lain
Karenanya aku tenang

Aku tahu, amal-amalku tak
Mungkin dilakukan orang lain
Maka, aku sibukkan diriku untuk beramal

Aku tahu, Allah selalu melihatku
Karenanya, aku malu bila Allah
Mendapatiku melakukan
Maksiat

Aku tahu, kematian menantiku
Maka, kupersiapkan bekal untuk
Berjumpa dengan Rabb ku

Thursday, September 11, 2008

Kampanye Terselubung

Apa jaman ini gk ada sesuatu yang tulus ya?
Gw kepikiran gini setelah ngeliat photo-photo orang gk di kenal dalam bentuk spanduk mejeng di hampir tiap perempatan jalan. Isi si spanduk sih gak jauh-jauh dari ucapan selamat berpuasa dan kata-kata bagus.

Tapi si photo yang ukurannya segede-gede gaban, ngilangin makna ucapan itu.

Beberapa temen gw ngirimin ucapan selamat berpuasa. Sebenarnya, gk ada yang aneh dengan sms ato imil yang isinya saling memaafkan menjelang ramadhan. Yang bikin empet adalah embel-embelnya.

Gk cuman satu gw nrima imil yang gak lazim (menurut gw).
Isinya mah teutep..kata-kata cantik. Tapi attachment nya adalah promosi diri (disertai photo si pengirim) sebagai calon wakil rakyat dari partai A,B,C untuk pemilu 2009.

Gak itu aja, di masjid gw bredar selebaran yang isinya jadwal imsyakiyah..teuteuppppp..ada photo si calon ini dengan pesan sponsornya. Alamak jan..masjid bo..masjid.

Beberepa hari lalu, Hanny Armansyah, kenalan baik gw yang rutin ngirimin artikel2 bermutu ngasih hadist ini
Rasulullah SAW bersabda :


"Janganlah kamu menuntut suatu jabatan.
Sesungguhnya jika diberi karena ambisimu, maka kamu akan menanggung seluruh
bebannya. Tetapi, jika ditugaskan tanpa ambisimu, maka kamu akan ditolong
mengatasinya"[
HR Bukhari & Muslim]

Kenalan gw yang merasa calon kuat dari partai A dengan berapi-api menjelaskan kenapa dia terpanggil untuk ikut membenahi bangsa ini. To be honest, gw geli-geli kebelet dengerin kata-katanya. Ngeliat expresi gw..dia nanyain what’s wrong?.

Well my friend..it’s not my intention to burst your bubble..but..elo mo ngerubah nasib bangsa ini? Lo di lampu merah aja masih nyerobot antrian..tu liat tungganan lo parkirnya ngalangin jalan ,not to mention yang kuliah lo belang bentong trus tiba-tiba sarjana…Dengan kualitas gitu lo ngerasa bisa ngerubah bangsa ini, give me a break!

Biar lo tau aja ya…
Gw pekerja.
Buruh pekerja.

Adek-adek gw pekerja, bahkan hampir seluruh keluarga gw adalah pekerja.
Bulan maret kemaren aja, gw hampir keselek sendal waktu nauin total pajak yang gw bayar dalam setahun
Tapi apa yang gw dapet? Jalanan lubang di mana-mana.

Mo ngurus KTP aja kaya ngemis. Mo ngurus passport mesti cuti at least 3 hari dan waktu tunggu 2 minggu. Dan yang paling apes, gw termasuk yang kena double tax. Lha iya lah..gaji gw dah di kenaain pajak..gantian gw mo makan juga di kenain pajak. Mo jual kendaraan pajak lagi, beli rumah pajak lagi.

Dan lo skarang bilang ke gw mo ngerubah nasib bangsa?
Di sekitar gw banyak banget orang-orang oportunis kaya elo.
Gk tau punya skill apa, pengalaman apa..tiba-tiba berkoar2 mo ngerubah nasib bangsa.
Don’t get me wrong, tp gw udah mules tiap dengerin orang kampanye ngobral janji (plus bagi2 hadiah)

EMANG LO PUNYA CARA LAIN UNTUK BANGSA INI??? Suaranya yang tadinya ramah berubah. Tampang nya jg beda banget ma yang di photo itu.
Ternyata, cuman butuh ucapan segitu aja, gw bisa ngeliat seperti apa sih si calon perubah nasib bangsa ini.

Gini ya..kalo elo pimpinan perusahaan, apa elo mau recruit sub ordinat begitu aja tanpa ngeliat kualitas, hanya ngeliat ijasah sarjana(tutup mata ma universitas ecek-ecek yang ngeluarin tu kertas) dan hanya ngeliat siapa beking mereka???
Siapa yang mau..tapi sayang nya itu yang kejadian sekarang.

Kalo emang mo nyari orang yang kualified, bikin aja list semua perusahaan kelas atas di tiap daerah yang ada di negri ini. Ambil dari tiap-tiap perusahan itu orang terbaik di bidang mereka. Gaji dengan bayaran yang tinggi, lalu dudukkan mereka sebagai wakil rakyat.
Mereka pasti kompeten (bukan kaya lo yang tiba-tiba sarjana) dan tau apa yang mereka kerjakan. Top management itu yang jelas terbiasa kerja dan memimpin dengan tujuan jelas, biasa dengan tuntutan waktu, uang, dan keterbatasan resources.


Simple?
Ya iyalah..itu kan pikiran sesaat. Di negri ini banyak pemikir yang bisa ngasih solusi.
Sayang nya, sekarang para pemikir adalah pemain. Tentu aja bakal di bikin solusi2 ajaib buwat kepentingan dia dan team nya.

Gw ngerti kalo si temen gw ini jadi antipati ma gw.
Mestinya dia sadar kalo banyak orang-orang yang ngerasa teraniaya seperti gw.

Soal pajak..
Sampe skarang gw gk ikhlas...